Jalan Sontang-Duri Mulai Diperbaiki, PUPR Riau Turunkan Alat Berat

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) mulai melakukan penanganan terhadap ruas Jalan Provinsi Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu menuju Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang mengalami kerusakan cukup parah.
Sebagai langkah awal, alat berat telah diterjunkan ke lokasi untuk memperbaiki sejumlah titik jalan yang rusak agar kembali dapat dilalui masyarakat dengan lebih aman. Penanganan sementara dilakukan melalui penimbunan pada lubang-lubang besar sekaligus pembuatan saluran drainase guna mengurangi genangan air yang selama ini mempercepat kerusakan jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan upaya tersebut merupakan penanganan darurat sembari menunggu pelaksanaan perbaikan permanen yang direncanakan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.
"Untuk sementara kami lakukan penimbunan terlebih dahulu, kemudian dibuat saluran air agar tidak terjadi genangan di badan jalan. Penanganan permanennya akan diusulkan melalui APBD Perubahan 2026," ujarnya.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, terdapat tiga titik kerusakan yang masuk kategori kritis dan membutuhkan penanganan khusus. Bahkan, Dinas PUPR PKPP Riau telah menyusun desain teknis untuk perbaikan di lokasi tersebut.
Menurut Zulfahmi, kondisi tanah di tiga titik itu cukup berat sehingga diperlukan penimbunan material hingga mencapai ketebalan sekitar satu meter sebelum dilakukan pengecoran menggunakan konstruksi rigid pavement agar jalan lebih kuat dan tahan lama.
"Desainnya sudah selesai. Tinggal pelaksanaan pekerjaan karena kondisi di lapangan memang cukup berat. Material yang dibutuhkan juga sangat banyak karena harus dilakukan penimbunan hingga sekitar satu meter sebelum nantinya dibangun dengan konstruksi rigid," jelasnya.
Ia mengungkapkan, total anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki tiga titik kerusakan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Besarnya kebutuhan anggaran menjadi salah satu alasan mengapa pembangunan permanen belum dapat direalisasikan pada tahun ini.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Riau memastikan ruas Jalan Sontang-Duri tetap menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur. Sementara menunggu pembangunan permanen, masyarakat masih dapat memanfaatkan jalur alternatif menuju Duri melalui Mahato–Simpang Manggala maupun jalur Tandun.
"Kami tetap memprioritaskan perbaikan ruas ini. Namun karena keterbatasan anggaran, pelaksanaan permanennya direncanakan pada tahun depan. Sementara ini masih tersedia beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat," tutup Zulfahmi. (*)

