36 Calon Paskibraka Riau Mulai Diklat, Siapkan Generasi Berkarakter Sambut HUT ke-81 RI

36 Calon Paskibraka Riau Mulai Diklat, Siapkan Generasi Berkarakter Sambut HUT ke-81 RI

Beritariau.com, Pekanbaru -- Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Riau Tahun 2026 resmi memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama lebih dari dua pekan, para peserta akan ditempa tidak hanya dari sisi kemampuan baris-berbaris, tetapi juga karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

Pembukaan pemusatan diklat yang berlangsung di Evo Hotel Pekanbaru dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi hingga tingkat provinsi setelah melalui proses yang ketat.

Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka merupakan buah dari kerja keras, disiplin, semangat juang, serta dukungan orang tua dan para pembina selama proses pembinaan. Karena itu, para peserta diharapkan mampu menjaga amanah tersebut dengan menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab selama mengikuti pendidikan.

Zulkifli menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan yang bertugas mengibarkan Sang Merah Putih saat peringatan Hari Kemerdekaan. Lebih dari itu, para anggota Paskibraka merupakan representasi generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, integritas, cinta tanah air, serta semangat gotong royong yang tinggi.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan peserta. Selain mengasah keterampilan baris-berbaris, para calon Paskibraka juga dibekali pembinaan mental, ketahanan fisik, kecerdasan emosional, kemampuan bekerja sama, hingga penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

"Setiap latihan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter agar lahir generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujarnya.

Zulkifli juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan semangat melayani selama menjalani diklat. Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh solidaritas, rasa saling percaya, dan kerja sama dalam tim.

Ia optimistis seluruh calon Paskibraka Provinsi Riau mampu mengemban amanah sebagai pengibar Sang Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 RI dengan penuh kebanggaan dan rasa tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, menjelaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung di Kota Pekanbaru mulai 2 hingga 18 Agustus 2026. Selama masa tersebut, seluruh peserta akan mengikuti pembinaan secara intensif dengan pendampingan pelatih, pembina, serta tim kesehatan.

Sebanyak 36 peserta yang mengikuti diklat terdiri dari 18 putra dan 18 putri, hasil seleksi terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Mereka dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Riau.

Boby berharap seluruh peserta mampu menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan memanfaatkan setiap proses pelatihan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan diri. Ia juga mengimbau peserta agar segera melaporkan kepada panitia maupun tim medis apabila mengalami gangguan kesehatan, sehingga proses pelatihan dapat berjalan aman, lancar, dan seluruh peserta dapat menyelesaikan diklat hingga akhir. (*)