KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Stop Bullying di SDN 31 Bantan

KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Stop Bullying di SDN 31 Bantan

Beritariau.com, Bantan -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu program yang dilaksanakan adalah sosialisasi bertema "Stop Bullying" di SD Negeri 31 Bantan, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) sekaligus menanamkan nilai-nilai saling menghargai, menghormati, dan peduli terhadap sesama. Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Ketua KKM ISNJ Bengkalis, Muhammad Kazar, mengatakan bahwa perilaku bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan atau persoalan biasa karena dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan psikologis, emosional, hingga prestasi belajar anak. Oleh karena itu, edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKM menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan secara fisik, verbal, sosial, hingga bullying yang dilakukan melalui media digital. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang dapat dialami korban maupun pelaku, serta diajak mengenali cara-cara sederhana untuk mencegah dan menghentikan tindakan perundungan.

Agar materi lebih mudah dipahami, sosialisasi dikemas secara interaktif melalui diskusi, sesi tanya jawab, simulasi singkat, dan permainan edukatif yang melibatkan seluruh peserta. Metode tersebut membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup sekaligus membantu siswa memahami pentingnya menghargai perbedaan, bekerja sama, serta membangun persahabatan yang sehat di lingkungan sekolah.

"Bullying bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh siswa untuk berani berkata tidak terhadap bullying, saling menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh persahabatan," ujar Muhammad Kazar.

Pihak SD Negeri 31 Bantan memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM ISNJ Bengkalis yang telah menghadirkan edukasi mengenai pencegahan bullying kepada para peserta didik. Sekolah menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat sebagai penguatan pendidikan karakter sekaligus mendukung terciptanya budaya sekolah yang lebih positif dan kondusif.

Guru-guru berharap nilai-nilai yang telah disampaikan dalam sosialisasi tidak berhenti pada kegiatan tersebut saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, para siswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih peduli, memiliki empati, menghormati sesama, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Melalui program ini, KKM ISNJ Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mendukung peningkatan pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, dan saling menghargai. (*)

Terkait