Ekspedisi Merah Putih Presisi Dimulai
Kapolda Riau Salurkan Mesin Ketinting dan Mangrove untuk Nelayan Inhil

Foto: Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyerahkan bantuan mesin ketinting ke nelayan di Inhil dalam Ekspedisi Merah Putih. (dok. Istimewa)
Beritariau.com, Inhil -- Polda Riau memulai rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar aksi sosial di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (30/7/2026). Kegiatan perdana tersebut ditandai dengan penyerahan 20 unit mesin ketinting kepada nelayan serta bantuan bibit mangrove untuk mendukung pelestarian kawasan pesisir.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga yang bermukim di wilayah pesisir dan daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar). Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas ekonomi nelayan.
"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat pesisir. Kami ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Kapolda.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolda juga berdialog dengan nelayan dan tokoh masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi terkait kondisi kehidupan masyarakat pesisir. Dialog tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Indragiri Hilir, Kapolres Inhil, jajaran TNI, Forkopimda, serta berbagai unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di kawasan pesisir.
Ekspedisi Merah Putih Presisi akan berlangsung mulai 30 Juli hingga 17 Agustus 2026 dengan menyambangi 17 lokasi di berbagai wilayah 3T di Provinsi Riau. Dalam pelaksanaannya, Polda Riau menggandeng mahasiswa, komunitas, organisasi kemasyarakatan, hingga aktivis lingkungan untuk menghadirkan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pelestarian lingkungan.
Kapolda menegaskan bahwa semangat ekspedisi ini tidak hanya berorientasi pada pelayanan keamanan, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.
Menurutnya, keberagaman masyarakat Indonesia harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah, sementara kelestarian lingkungan merupakan warisan yang wajib dijaga bersama demi keberlangsungan generasi mendatang.
Sebagai bagian dari kampanye pelestarian lingkungan, Kapolda juga menyerahkan bibit pohon mangrove kepada masyarakat. Penanaman mangrove dinilai penting untuk mengurangi abrasi, menjaga ekosistem pesisir, serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi tumpuan hidup masyarakat nelayan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda turut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga keluarga nelayan, untuk terus memperkuat persatuan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Ia berharap rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi mampu menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah pesisir yang lebih maju, aman, dan sejahtera. Melalui program tersebut, Polri ingin memastikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di pelosok Riau. (*)

