Dikepung Asap Tebal, 300 KK di Rohul Terpaksa Mengungsi

Warga Bonai, Rohul menggungsi akibat kabut asap yang tebal/rtc
Mereka yang terdiri dari beberapa warga pemilik lahan dan sebagian besar karyawan PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL) ini sempat mengungsi ke lapangan Desa Jurong Desa Bonai di pinggir Sungai Rokan.
Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Rohul lebih kurang satu bulan terakhir ini memang menghasilkan asap akibat adanya pembakaran lahan dan hutan baik secara pribadi maupun kelompok dan termasuk perusahaan.
Wilayah Jurong termasuk yang terparah karena harus dikepung asap tebal. Sedangkan di wilayah lain, masih relatif tipis, termasuk di Kota Pasir Pangaraian.
"Karyawan dan warga mengungsi dari tiupan asap karena mengganggu aktivitas mereka," jelas Kapolres Rohul Yusup Rahmanto, melalui Paur Humas Polres IPDA Efendi Lupino, Sabtu malam.
Tim Satgas Penanganan Karlahut Rohul yang tengah bertugas memadamkan titik api dari TNI, personil Polres Rohul, personil Polres Rohil, dan BKO Brimob Polda Riau turut membantu proses evakuasi warga.
"Masyarakat mengungsi dikarenakan asap yg tebal sehingga sudah mengganggu aktivitas dan pernapasan," jelas IPDA Efendi.
IPDA Efendi menambahkan saat ini para pengungsi sudah ditempatkan daerah aman, yakni di lapangan Dusun Jurong atau pinggir Sungai Rokan Desa Bonai Kecamatan Bonai Darissalam.
Sejauh ini, belum ada keterangan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul juga Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun, atau Kepala Pelaksana BPBD Rohul Aceng Herdiana soal asal asap tersebut. [cp/rtc]

