Aspirasi Warga Ditindaklanjuti, Pemko Pekanbaru Mulai Perbaikan Jalan Melati

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan program pelapisan ulang (overlay) Jalan Melati di Kecamatan Marpoyan Damai. Perbaikan ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menjawab aspirasi masyarakat yang telah lama menginginkan kondisi jalan yang lebih layak.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan overlay Jalan Melati resmi dimulai pada Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Agung Nugroho setelah meninjau langsung kondisi jalan dan menerima berbagai masukan dari masyarakat.
"Perbaikan Jalan Melati yang telah lama dinantikan akhirnya mulai dilaksanakan. Hari ini pekerjaan overlay resmi dimulai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," ujar Edward.
Sebelum pelaksanaan pekerjaan, Wali Kota Agung Nugroho bersama jajaran Dinas PUPR meninjau langsung ruas Jalan Melati menggunakan sepeda motor untuk melihat kondisi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga berdialog dengan warga dan mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.
Edward menegaskan, sesuai arahan wali kota, seluruh proses pengerjaan akan diawasi secara ketat agar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Dinas PUPR juga menurunkan tim teknis, termasuk Kepala Bidang Bina Marga, untuk melakukan pemantauan secara berkala selama pekerjaan berlangsung.
Program peningkatan infrastruktur ini tidak berhenti di Jalan Melati. Setelah pekerjaan selesai, Dinas PUPR akan melanjutkan pelapisan ulang di Jalan Garuda dan Jalan Guru sebagai bagian dari upaya memperbaiki sejumlah ruas jalan prioritas di Kota Pekanbaru.
"Kami juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa setelah Jalan Melati selesai, pekerjaan overlay akan dilanjutkan di Jalan Garuda dan Jalan Guru. Kami memohon maaf apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan terhadap arus lalu lintas," kata Edward.
Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan selama proses pengerjaan berlangsung serta ikut menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki agar usia layanan infrastruktur dapat bertahan lebih lama.
"Keberhasilan program ini juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga jalan yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," tutupnya. (*)

