68 Anak Ikuti Khitanan Massal di Ponpes Darul Fikri, Pemkab Meranti Beri Apresiasi

Beritariau.com, Meranti -- Sebanyak 68 anak mengikuti khitanan massal yang digelar di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial yang diinisiasi Yayasan Fitrah Madani tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti karena dinilai mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.
Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia berharap khitanan massal tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
"Kepada anak-anak yang akan dikhitan hari ini, tetaplah semangat dan berani. Insyaallah kalian akan menjadi anak-anak yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan daerah," ujarnya.
Tengku Arifin menegaskan bahwa kolaborasi antara yayasan, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan pemerintah merupakan kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan sejahtera. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Fitrah Madani beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat mulia ini. Khitanan massal bukan hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Fitrah Madani, Ustaz Ahmad Fauzi, mengajak para peserta menjadikan khitan sebagai bagian dari pelaksanaan syariat Islam sekaligus menjaga kebersihan diri.
"Alhamdulillah saya melihat anak-anak kita semuanya pemberani. Tetap semangat dan kelak menjadi anak yang saleh. Semoga ibadah yang dilakukan adik-adik sekalian diterima di sisi Allah SWT," pesannya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Selain memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, khitanan massal ini juga menjadi momentum mempererat kepedulian sosial, kebersamaan, dan budaya gotong royong di Kabupaten Kepulauan Meranti. (*)

