Riau Resmi Mulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026, Targetkan 22 Ribu Hewan Tervaksin

Riau Resmi Mulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026, Targetkan 22 Ribu Hewan Tervaksin

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi Riau resmi mencanangkan Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pencegahan rabies dan meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat serta hewan peliharaan. Kick off program digelar serentak di 11 kabupaten/kota dan dipusatkan di UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan (LVKH) Provinsi Riau, Kamis (2/7/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan vaksinasi rabies merupakan langkah strategis untuk memutus penyebaran penyakit zoonosis yang dapat membahayakan manusia maupun hewan. Ia mengajak masyarakat membawa hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, dan primata, untuk mendapatkan vaksinasi demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman.

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat. Melalui gerakan serentak tersebut, Pemprov Riau berharap seluruh wilayah semakin terlindungi dari ancaman rabies.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani, mengungkapkan pihaknya menargetkan pemberian 22.000 dosis vaksin rabies sepanjang 2026. Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan berlangsung di 25 titik yang tersebar di 11 kabupaten/kota.

Antusiasme masyarakat pun melampaui ekspektasi. Dari target awal sebanyak 1.550 hewan tervaksin pada hari pertama, realisasi di lapangan diperkirakan mencapai lebih dari 2.500 ekor. Capaian tersebut didukung sekitar 200 tenaga kesehatan veteriner dan dokter hewan yang diterjunkan ke berbagai daerah.

Mimi menegaskan Bulan Vaksinasi Rabies bukan sekadar kegiatan seremonial. Program ini akan berlangsung intensif selama tiga bulan, mulai Juli hingga September 2026, kemudian dilanjutkan melalui layanan rutin di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan berbagai kegiatan vaksinasi di seluruh kabupaten/kota.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Provinsi Riau menargetkan meningkatnya cakupan vaksinasi hewan penular rabies sekaligus mempercepat terwujudnya Riau yang bebas rabies dan lebih siap menghadapi ancaman penyakit zoonosis. (*)