Kolaborasi Organisasi Wanita dan Komunitas, 115 Anak Ikuti Sunat Massal di Inhil

Kolaborasi Organisasi Wanita dan Komunitas, 115 Anak Ikuti Sunat Massal di Inhil

Beritariau.com, Tembilahan – Sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkolaborasi dengan berbagai komunitas menggelar aksi sosial sunat massal bagi 115 anak di Gedung Dakwah Raudhatul Syarif, Jalan Trimas Permai, Tembilahan, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Tim Penggerak (TP) PKK Inhil, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), bersama Pejuang Subuh Tembilahan, Komunitas Jumat Berbagi, dan Kang Sunat.

Ketua TP PKK Inhil, Katerina Susanti Herman, mengatakan kegiatan itu menjadi wujud kepedulian sosial berbagai organisasi dan komunitas dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga yang ingin mengkhitankan putra-putranya dengan layanan yang aman dan sesuai standar kesehatan.

Menurutnya, pelaksanaan sunat massal dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, baik melalui bantuan dana, tenaga, maupun pemikiran.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada keluarga yang hendak mengkhitankan anak-anak mereka agar dapat dilakukan sesuai prosedur dan standar kesehatan yang berlaku," ujarnya.

Katerina menambahkan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir.

Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

"Kami berharap ke depan setiap momentum besar dapat diisi dengan kegiatan sunat massal agar semakin banyak masyarakat yang terbantu," katanya.

Turut meninjau pelaksanaan kegiatan itu Ketua DWP Inhil Safarina Tantawi, anggota DPRD Inhil yang juga Dewan Syuro Pejuang Subuh Tembilahan Said Abdul Azis, serta perwakilan organisasi dan komunitas yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Melalui kolaborasi lintas organisasi dan komunitas tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Indragiri Hilir terus tumbuh sekaligus meringankan beban keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan bagi anak-anak mereka. (*)