Bunda PAUD Inhil Dorong Penguatan Literasi Digital saat Tutup Pelatihan PKBM Melati Indah

Bunda PAUD Inhil Dorong Penguatan Literasi Digital saat Tutup Pelatihan PKBM Melati Indah

Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman

Beritariau.com, Tembilahan -- Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman, mendorong penguatan pendidikan inklusif dan literasi digital saat menutup pelatihan komputer dan menjahit yang digelar PKBM Melati Indah di Jalan H. Chalid, Gang Kurma, Parit 15, Sungai Beringin, Tembilahan, Senin (29/6/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama satu bulan tersebut diikuti 30 peserta, terdiri dari 29 peserta pelatihan komputer dan satu peserta pelatihan menjahit. Program ini menjadi bagian dari pendidikan nonformal yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi warga yang tidak melanjutkan pendidikan formal.

Dalam sambutannya, Katerina Susanti Herman mengapresiasi komitmen PKBM Melati Indah dalam menyediakan akses belajar bagi masyarakat. Ia berharap pemerintah desa dan kecamatan memiliki pendataan yang lebih baik terhadap anak-anak putus sekolah maupun yang tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, data tersebut penting agar mereka dapat menjadi sasaran pembinaan melalui program-program PKBM yang tersedia di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Harapan kami, desa maupun kecamatan memiliki data anak-anak yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan. Dengan begitu mereka dapat diarahkan mengikuti program pendidikan di PKBM," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk belajar tidak dibatasi oleh usia. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan agar kualitas pendidikan masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, Katerina juga menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, penguatan PAUD menjadi langkah strategis untuk membangun kemampuan dasar anak sejak dini.

Di tengah perkembangan teknologi, ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan literasi digital. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keterlibatan masyarakat melalui berbagai pelatihan, termasuk yang melibatkan orang tua dan generasi muda, dinilai mampu memperkuat budaya literasi digital sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak.

Menutup kegiatan tersebut, Bunda PAUD Inhil mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

"Jangan pernah berhenti mengasah kemampuan. Jadikan ilmu yang diperoleh hari ini sebagai bekal untuk membawa perubahan bagi diri sendiri, keluarga, dan kemajuan Indragiri Hilir," pesannya.

Acara penutupan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir serta Kepala Bidang PAUD Kabupaten Indragiri Hilir. (*)