Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor, Lebih dari 15 Ribu Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru – Antusiasme masyarakat terhadap ajang Riau Bhayangkara Run 2026 terus meningkat. Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peserta tercatat mencapai 15.080 orang, melampaui target panitia sekaligus mencatatkan rekor baru dalam penyelenggaraan event tersebut.
Kegiatan yang digelar Polda Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini akan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Pekanbaru. Mengusung tema “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga sarana kampanye gaya hidup sehat, promosi pariwisata, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green Policing.
Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Daniel Widya Mucharam, mengatakan capaian peserta tahun ini melampaui penyelenggaraan sebelumnya yang diikuti 13.079 pelari.
“Jumlah peserta yang mencapai lebih dari 15 ribu orang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Riau Bhayangkara Run terus meningkat. Ini menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami,” ujarnya.
Menurut Daniel, tingginya minat peserta menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run telah berkembang menjadi salah satu event lari terbesar di Sumatera dan semakin diperhitungkan dalam kalender olahraga nasional.
Dari total peserta yang terdaftar, kategori 5K umum dan pelajar menjadi yang paling diminati. Sementara kategori 10K, master, hingga 21K nasional dan internasional juga menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, kategori half marathon 21 kilometer akan diikuti pelari dari berbagai negara yang akan bersaing bersama atlet nasional.
“Komposisi peserta tahun ini cukup menarik. Tidak hanya kategori rekreasional yang diminati, tetapi juga kategori 10K dan 21K yang menunjukkan semakin berkembangnya budaya lari jarak jauh di Indonesia, khususnya di Sumatera,” jelasnya.
Peserta yang akan ambil bagian tidak hanya berasal dari Provinsi Riau, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Aceh, Kepulauan Riau, dan sejumlah provinsi lainnya.
Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah tersebut semakin memperkuat posisi Riau Bhayangkara Run sebagai ajang sport tourism yang mampu menarik kunjungan wisatawan olahraga ke Pekanbaru.
Untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan, panitia telah melakukan sejumlah penyempurnaan, mulai dari penggunaan rute yang tersertifikasi World Athletics, sistem pencatatan waktu profesional, penambahan water station, pos kesehatan, ambulans siaga, hingga pengaturan lalu lintas dan area parkir yang lebih optimal.
Daniel menegaskan, semangat utama yang ingin dibangun melalui event ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati pengalaman berlari yang aman, nyaman, dan berkesan. Selain itu, mereka juga dapat membawa cerita positif tentang Riau ketika kembali ke daerah masing-masing,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Riau Bhayangkara Run 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Pulau Sumatera sekaligus momentum untuk memperkenalkan potensi daerah dan keramahan masyarakat Riau kepada peserta dari berbagai penjuru Indonesia maupun mancanegara. (*)

