UMRI Susun Renstra Baru, Bidik Pengembangan Kampus hingga 2047

Beritariau.com, Pekanbaru - Universitas Muhammadiyah Riau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2026 sebagai langkah awal merumuskan arah baru pengembangan universitas di masa mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus Utama UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Selasa (2/6/2026), menghadirkan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta periode 2024–2028, Achmad Nurmandi, sebagai narasumber utama.
Bimtek tersebut diikuti jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, hingga unit kerja di lingkungan UMRI.
Rektor UMRI, Saidul Amin, mengatakan penyusunan Renstra baru menjadi kebutuhan strategis karena sejumlah target dalam visi dan misi universitas hingga tahun 2030 telah berhasil dicapai lebih cepat dari rencana.
“Sebagian besar target yang sebelumnya diproyeksikan tercapai pada 2030 ternyata sudah berhasil diraih pada 2025. Karena itu, UMRI perlu menyusun visi dan misi baru yang lebih progresif untuk periode 2027 hingga 2037 bahkan menuju 2047,” ujarnya.
Menurutnya, Renstra bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman utama dalam menentukan arah kebijakan universitas, mulai dari pengembangan akademik, tata kelola, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga peningkatan daya saing di tingkat nasional dan internasional.
“Renstra yang baik harus mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi kompas bagi seluruh unsur universitas dalam mewujudkan cita-cita besar UMRI sebagai perguruan tinggi unggul,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian UMRI, M Nazir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof Achmad Nurmandi yang dinilai memberikan perspektif baru dalam penyusunan arah pengembangan universitas.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dari pengalaman kepemimpinan dan pengembangan perguruan tinggi yang telah dilakukan narasumber.
Melalui penyusunan Renstra baru ini, UMRI menargetkan lahirnya dokumen perencanaan yang visioner, terukur, dan relevan dengan perkembangan global guna mempercepat transformasi kampus menjadi universitas unggul dan berdaya saing tinggi. (*)

