Pengacara: Tindakan Terjadi di Muka Umum

Tabrak & keroyok wartawan, Polres Rohil diminta tangkap anggota DPRD H Akib

Tabrak & keroyok wartawan, Polres Rohil diminta tangkap anggota DPRD H Akib

FOTO : Pradana (Bersandar di Pagar) Berusaha Melepaskan Diri Saat Dikeroyok | Istimewa

‎Beritariau.com, Rohil - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hilir (Rohil) diminta segera menetapkan tersangka dan menangkap pelaku penganiayaan yang dialami oleh E Pradana (56) salah seorang kontributor Tabloid Lalu Lintas dan Kriminalitas (TLLK) yang bertugas di Rohil yang terjadi pada Rabu 03 Agustus lalu.

Jika terlalu lama, pihak korban mensinyalir, kepolisian akan mendapat politik lantaran terduga pelaku merupakan anggota DPRD Rohil. Pasalnya, peristiwa itu terjadi dimuka umum dan disaksikan oleh banyak warga.

"Ya, korban juga sudah melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Mapolsek Bagan Sinembah dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STPL/B/LP/330/VIII/2016, dan korban juga sudah di BAP, begitu juga saksi-saksi, sudah dimintai keterangannya, artinya proses sudah dilakukan," kata Ketua Tim Pembela Pradana, Irwansyah Putra Saragih SH, Jumat (13/08/16).

Menurut Irwansyah, berangkat dari proses itu, pihak kepolisian seharusnya sudah dapat menindak lanjuti kasusnya dan menetapkan tersangka lalu melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Untuk itu kita minta kepada pihak kepolisian, tetapkanlah tersangkanya, kemudian tangkap pelakunya," tegas Irwansyah.

Seperti diketauhi sebelumnya, pada Rabu (03/08/16), ‎E Pradana, seorang wartawan media Tabloid Lalu Lintas Kriminalitas (TLLK) bersama sejumlah wartawan lainnya meliput peristiwa pemasangan plang diatas lahan sengketa/perkara yang dilakukan pihak nenek tua berusia 75 tahun yang mengklaim lahan itu adalah miliknya setelah tertipu selama 35 tahun.‎

FOTO : Sukiyem (tengah) bersama keluarga usai memasang plang kepemilikan lahan | Istimewa

Berselang 30 menit kemudian, datang kelompok lain yang membongkar plang tersebut. Pradana pun mengabadikan foto pembongkaran itu. Namun, ia justru ditabrak oleh seseorang.‎

FOTO : Sekelompok Massa Membongkar Plang yang Dipasang Sukiyem | Istimewa

Ia dengan tegas mengatakan pelakunya adalah H Bachid Madjid alias H Akib dan keluarganya.‎ Selain ditabrak, Pradana juga mengalami pengroyokan yang juga disebutnya didalangi oleh H Akib.

"Kejadian itu berawal saat saya mengambil pembongkaran Plang. Tiba-tiba, saya ditabrak dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Haji Akib. Saat itu posisi saya sedang berada di pinggir jalan kurang lebih 2 meter dari tepi jalan beraspal. H Akib ini adalah seorang anggota DPRD Rokan Hilir Dapil 4," akunya dihadapan wartawan.

Lanjutnya lagi, selain ditabrak dengan sepeda motor kemudian ia juga mengaku mengalami pengeroyokan oleh pihak keluarga H Akib. [red]