Gara-gara Masuk Rumah Orang Lewat Jendela, Perut Ama Indah Ditusuk Hingga Tewas Seketika

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Malang betul nasib yang dialami Ama indah Waruwu, pria asal Nias di Rokan Hulu (Rohul) ini. Gara-gara memasuki rumah orang melalui jendela, sang pemilik rumah pun langsung menancapkan parang ke perut Ama Indah hingga menyebabkan korban tewas seketika.
Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, melalui Paur Humas Polres IPDA Efendi Lupino, Jumat (12/8/16) menjelaskan, peristiwa tragis ini terjadi di di rumah pelaku Arintos di Lorong III Afdeling 2 PT Torganda Kebun, Tambusai Timur. Tepatnya pada Kamis (11/8/16) malam sekira pukul 20.00 WIB.
"Motif pelaku karena korban (Ama Indah Waruwu) masuk ke rumah pelaku (Arintos) dari jendela," ungkapnya.
Berdasarkan informasi sementara, Arintos melihat pria masuk kerumahnya melewati jendela. Mengetahui ada orang masuk kerumah (red arintos) mengambil sebilah parang dan langsun menusuk korban hingga tewas.
Sampai saat ini belum ada informasi yang jelas apa motif dan tujuan korban masuk kerumah pelaku, hingga menjadi korban penusukan.
Selain korban tewas, juga ada korban luka yakni Feri Waruwu dan Yaso Hulu. Keduanya mengalami luka berat dan luka ringan akibat kena bacok parang saat melerai.
Pembunuhan tersebut dilaporkan warga ke Kapolsek Tambusai Utara AKP July Afdal pada Kamis malam sekira pukul 20.00 WIB. Dan kemudian diteruskan ke Kapolsek Tambusai AKP Yahya Siregar.
Saat anggota Polsek Tambusai Utara tengah melakukan olah TKP, Kamis pukul 21.00 WIB, ada warga sekitar melihat pelaku Arintos bersembunyi di atas rumahnya, sambil memegang 2 bilah parang.
Setelah polisi melakukan negosiasi, akhirnya pelaku melemparkan 2 bilah parang yang dipegangnya ke tanah, dan turun dari atas rumahnya. Saat pelaku turun langsung diamankan.
"Mengingat masyarakat sudah mulai tidak terkontrol, pelaku diamankan ke Mapolsek Tambusai Utara guna proses selanjutnya," jelas IPDA Efendi dan mengatakan polisi sudah mengamankan 2 bilah parang sebagai barang bukti.
Sementara Pelaku, Arintos Sarumaha (41) merupakan buruh harian lepas (BHL) PT. Torganda kebun Tambusai Timur Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul). [cp]

