Disnakertrans Riau Selidiki Jatuhnya Lift Proyek RS Santa Maria, Kontraktor Dipanggil

Beritariau.com, Pekanbaru – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru, setelah sebuah lift barang dilaporkan jatuh dari lantai tujuh.

Kepala Bidang Pengawasan Disnakertrans Riau, Bayu Surya, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim pengawas yang terdiri dari tiga personel, termasuk satu spesialis lift dan dua penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan di lapangan.

“Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan pulbaket,” ujarnya, Kamis (10/4/2026).

Dalam waktu dekat, Disnakertrans juga akan memanggil pihak kontraktor PT Persada Bumi Etam (PBE) serta manajemen rumah sakit untuk dimintai keterangan terkait aspek keselamatan kerja dan sistem pelaksanaan proyek.

“Kita akan memanggil pemberi kerja dan penerima kerja untuk melihat kontrak kerja, termasuk kepesertaan BPJS tenaga kerja,” jelasnya.

Sebelumnya, insiden terjadi pada Selasa (7/4/2026) malam saat tiga pekerja turun menggunakan lift barang dari lantai tujuh setelah menyelesaikan pekerjaan. Lift tiba-tiba berhenti di sekitar lantai enam sebelum akhirnya jatuh ke dasar bangunan.

Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Santa Maria Pekanbaru.

Ketiga korban masing-masing adalah Kusnia (23) warga Garut, Jawa Barat, Muhammad Agit Nurjamil (25) warga Tapung Hilir, dan Ashari Ananta Pangestu (27) warga Kampar.

Polisi menyebut dugaan awal kecelakaan terjadi akibat gangguan pada kawat sling yang tidak terpasang rapi serta kemungkinan kegagalan sistem rem. Sejumlah barang bukti telah diamankan dan lokasi kejadian dipasangi garis polisi. (*)