Cari Siput di Sungai, Warga Inhil Tewas Diduga Diterkam Buaya

Cari Siput di Sungai, Warga Inhil Tewas Diduga Diterkam Buaya

Beritariau.com, Indragiri Hilir — Suasana duka menyelimuti warga Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, setelah seorang warga dilaporkan hilang dan ditemukan meninggal dunia usai diduga diterkam buaya di aliran Sungai Hujan.

Korban, Ipol (35), sebelumnya diketahui pergi mencari pucuk nipah dan siput—aktivitas yang menjadi rutinitas warga setempat. Namun, pada Rabu sore, ia diduga diserang buaya saat berada di tepian sungai.

Kabar hilangnya korban langsung memicu kepanikan. Warga secara spontan melakukan pencarian dengan mengerahkan perahu tradisional (pompong) dan peralatan seadanya. Sedikitnya tujuh perahu dikerahkan untuk menyisir aliran sungai, sementara warga lainnya berjaga di tepian dengan penuh harap.

Proses pencarian berlangsung dramatis. Selain arus sungai yang cukup deras, kawasan tersebut memang dikenal sebagai habitat alami buaya. Sejumlah warga bahkan mengaku sempat melihat kemunculan hewan tersebut di sekitar lokasi, membuat pencarian harus dilakukan dengan ekstra waspada.

Solidaritas warga pun menguat. Tidak hanya masyarakat setempat, warga dari desa sekitar turut berdatangan membantu pencarian yang berlangsung hingga larut malam, diterangi lampu perahu dan senter di tengah kegelapan.

Setelah berjam-jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Namun nahas, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jasadnya kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya risiko aktivitas di kawasan sungai yang menjadi habitat satwa liar. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati, sementara harapan muncul agar pihak terkait segera mengambil langkah pencegahan guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (*)