Seorang maling sarang Walet di Rohil tewas diamuk massa, 5 kabur

Seorang maling sarang Walet di Rohil tewas diamuk massa, 5 kabur

ilustrasi

Beritariau.com, Palika - Satu dari enam orang yang diduga hendak mencuri sarang burung walet, tewas saat akan dibawa ke puskesmas setelah sebelumnya ditangkap dan dihajar warga di Panipahan kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Senin (18/7/2016).

Berdasarkan data yang diterima Beritariau.com dari Mapolres Rohil, He alias En diduga sebagai salah satu dari kawanan pencuri sarang walet yang meresahkan warga. Nasibnya apes, ia tewas karena dimassa warga desa, sebelum diamankan petugas.

Sebelumnya, sekitar pukul 06.00 WIB, Polsek Palika mendapat laporan via seluler dari warga Dusun Sungai Ular kepenghuluan Panipahan Laut bahwa telah tertangkap tersangka pencurian sarang burung Walet yang berinisial Ru (28) yang merupakan warga jalan Bakti Bundaran Kepenghuluan Panipahan Darat.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Palika langsung menurunkan tim reskrim ke lokasi dan mengamankan tersangka Ru ke Polsek Palika. Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WIB, warga kembali menangkap tersangka He alias En yang akhirnya tewas ketika dalam perjalanan ke puskesmas untuk mendapat perawatan akibat amuk massa.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Hendri Posma Lubis SIK melalui Kasubag Humas Polres Rohil Aiptu Yusran Pangeran Chery membenarkan kedua tersangka ditangkap warga di tempat dan waktu yang berbeda.

"Sementara keempat pelaku lainnya masih dalam pengejaran," ungkap Aiptu Yusran Pangeran Chery.

Sementara itu, lanjut Yusran, barang bukti yang diamankan berupa 2 (dua) unit sepeda motor supra x dan 3 (tiga) buah tas sandang yang berisi peralatan untuk melakukan pencurian sarang burung walet, juga turut diamankan dan kasus tersebut sedang ditangani Polsek Palika.

"Saat ini kasus pencurian tersebut sedang ditangani Polsek Palika," jelasnya. [bim]