Diduga Diterkam Buaya
Bocah suku akit yang hilang di Sungai Meranti ditemukan, ada bekas gigitan

Warga Mencari Anak Suku Akit yang Hilang Disungai
Beritariau.com, Pekanbaru - Setelah dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Melibur pada Jumat sore 15 Juli 2016 lalu, Acun (12), bocah Suku Akit ini, akhirnya ditemukan telah meninggal dunia pada Minggu (17/07/16) pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Jasadnya ditemukan mengapung sekitar 1.800 meter dari tempat lokasi tenggelamnya.
Jasad Acun yang duduk di kelas 1 SMP Negeri 1 Kecamatan Merbau Kepulauan Meranti ini, masih dalam kondisi utuh saat ditemukan di lokasi yang cukup jauh telah melewati bangsal sagu yang paling ujung di Sungai Melibur. Namun, pada bagian punggung tubuhnya ditemukan luka yang diduga akibat diterkam buaya.
"Diduga ada semacam bekas luka gigitan," ungkap Kapolsek Merbau, AKP Suhartono Yakup, Minggu malam.
Setelah dievakuasi dari Sungai, korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum et revertum (VER) oleh tim dokter yang dipimpin dokter Miftakhudin, kemudian jasadnya diserahkan kepada orang tua untuk dimakamkan.
Dari kejadian ini, Suhartono mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitas di sekitar sungai tersebut.
"Kita ingatkan agar warga bisa lebih berhati-hati atau meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitas di sekitar Sungai Melibur," pesannya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa ini bermula saat Acun bersama dua adiknya, yakni Ahen (11) dan Aciang (10), mandi di hulu Sungai Meribur pada hari Jumat sore. Tiga kakak beradik itu sempat disuruh segera naik dari sungai oleh ayah mereka.
Entah bagaimana, Acun turun kembali ke sungai dengan alasan untuk membersihkan badannya. Saat itulah nasib naas menimpa dirinya.
Tiba-tiba, kakinya ada yang menarik dan Ia sempat melambaikan tangan untuk meminta pertolongan. Sekalipun sang ayah telah berupaya menyelamatkannya, namun upaya itu tak berhasil.
Bantuan upaya pencarian pun berdatangan dari berbagai pihak. Bahkan juga dilakukan ritual oleh pawang buaya yang turut didatangkan ke lokasi kejadian, hingga akhirnya Ia ditemukan 2 hari kemudian. [red]

