Ketahuan, maling kerbau kabur kocar-kacir dikejar warga

ilustrasi
Beritariau.com, Rohul - Aksi pencurian 3 ekor kerbau milik Alaidin (35) warga desa Pendalian kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil digagalkan masyarakat sekitar. Bahkan, para pelaku kocar-kacir kewalahan saat dikejar warga yang sudah emosi mengetahui aksi mereka.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Kamis (14/07/16) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/07/16) sekitar pukul 19.30 Wib.
"Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Imam (50) yang merupakan penjaga kebun milik Alaidin dan kemudian memberitahukan kepada Nelly (25) seorang mahasiswi yang berdomisili di Desa Pendalian," kata Guntur.
Diceritakannya, malam itu, Imam berangkat ke kebun melihat kandang kerbau sudah terbuka, dan ternyata kerbau sudah dikeluarkan atau hilang dari kandang sebanyak 3 ekor.
Melihat kejadian tersebut, Imam langsung pulang ke rumah Alaidin dan memberitahu kejadian pada anaknya yakni Nelly. Kemudian Nelly berangkat menuju kebun dan menemukan jejak kerbau mengarah masuk ke hutan.
"Lalu Nelly dan Imam dibantu masyarakat desa Pendalian mencari pelaku pencurian kerbau tersebut. Sekitar pukul 21.00 wib, warga melihat mobil Dumtruck Mitsubishi Canter warna kuning mondar mandir di Desa Sei Kandis," ucap Guntur.
Curiga dengan keberadaan truck tersebut, warga pun mengejarnya. Tiba-tiba mobil Dump Truck itu lari menuju daerah Kecamatan Koto Kampar Hulu kabupaten Kampar. Kemudian warga menghubungi masyarakat Koto Kampar hulu terkait aksi pencuri itu.
"Warga kecamatan Koto Kampar yang menerima laporan itu lalu berusaha memberhentikan mobil Dump truck dengan cara memasang palang," kata Guntur.
Namun semua palang yang dipasang masyarakat koto Kampar Hulu ditabrak mobil yang dikendarai pelaku. Sekitar pukul 22.00 wib saat tiba di jalan Gunung Malelo tikungan patah, mobil akhirnya menabrak tembok jembatan dan masuk ke dalam parit yang dalamnya lebih kurang 1 Meter.
"Karena mobil berhenti, kerbau keluar dari Dump truk dengan kondisi 1 ekor mengalami kaki kanan belakang patah. Sementara kondisi mobil Dump truk rusah parah," ucap Guntur.
Saat warga memeriksa isi Dump truck, ternyata pelaku yang mengendarainya melarikan diri ke dalam hutan. Kemudian anggota Polsek Rokan IV Koto dibantu anggota Babinkamtibmas bersama masyarakat melakukan pencarian pelaku sampai ke kebun PT Padasa Enam Kampar.
"Pencarian dilakukan hingga keesokan harinya yakni Rabu (13/07/16) sekitar pukul 17.00 wib. Namun pelaku belum ditemukan. Petugas kita masih melacak keberadaan pelaku," pungkas Guntur. [red]

