Produksi Padi Ribuan Ha Sawah Tadah Hujan di Rohul Terancam Anjlok

Produksi Padi Ribuan Ha Sawah Tadah Hujan di Rohul Terancam Anjlok

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Hasil produksi sawah tadah hujan seluas 1.400 Ha milik petani di Rokan Hulu (Rohul) diperkirakan anjlok karena kekeringan. Hal ini diungkapkan Kepala dinas tanaman pangan dan holtikultura, Mubrisal SP MM, Rabu (13/7/2016)

Ribuan hektar sawah yabg tersebar di 16 kecamatan se-Rohul itu diperkirakan akan menurun akibat dari kemarau panjang yang sudah berlangsung lebih kurang satu bulan terakhir.

"Kita sangat kwatir sawah tadah hujan petani ini hasil produksinya akan turun pasalnya saat ini kondisi lahan sawah tadah hujan para petani ini sudah mengering akibat tidak turunnya hujan selama satu bulan terakhir. Jika sawah tadah hujan para petani ini tidak segera dialiri air kita perkirakan hasil panennya akan turun," ujar Mubrizal.

Untuk mengatasi persoalan ini, ia minta agar kelompok tani, maupun petani perorangan memanfaatkan embung air yang ada saat ini.

Pasalnya saat ini sudah ada embung air yang sudah dibuat sebanyak 40 embung dan masing embung sudah dilengkapi pompa air bantuan dari pemerintah. Petani maupun kelompok tani dapat memanfaatkan pompa air untuk mengairi sawah tadah hujan masing-masing sehingga sawahnya tidak kering.

"Jika tidak segera dialiri kita khawatir hasil panen turun dan petani itu sendiri yang akan rugi. Saya juga berharap agar petani ini benar-benar serius mengurusi tanaman padinya selama musim kemarau sehingga tanamannya juga tidak rusak akibat kekeringan," tambahnya.

Mubrisal menambahkan, pihaknya belum bisa memperkirakan sampai kapan musim kemarau di Rohul akan berakhir. [cp]