Diamankan Tim Pencegah Balap Liar

Mau tawuran usai sholat subuh, 5 pelajar di Pekanbaru ditangkap

Mau tawuran usai sholat subuh, 5 pelajar di Pekanbaru ditangkap

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Sedikitnya 5 (lima) orang pelajar sekolah diamankan oleh tim Pemburu Balap Liar (Bali) dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru di jalan Cut Nyak Dien, belakang Kantor Gubernur Riau, Selasa (07/06/16) pagi.

Kelima remaja tanpa menggunakan baju ini, diamankan karena diduga akan melakukan tawuran usai waktu sholat subuh. Aksi mereka ketahuan Polisi Satlantas Polresta Pekanbaru yang sebelumnya melakukan patroli untuk antisipasi balapan liar.

Melihat sejumlah pemuda ribut-ribut, beberapa petugas langsung mengamankan mereka.

Saat ditanyai mereka membantah hendak tawuran, polisi tetap saja memeriksa barang bawaan mereka dan menginterogasi terkait apa keberadaan mereka di lokasi tersebut.

Untuk memberikan efek jera, kelima pelajar itu akhirnya diberikan hukuman menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

"Mereka kita berikan hukuman menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, kita bolehkan pulang dengan syarat dijemput orangtua masing-masing," ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan.

Sebelum dilepas sambil menunggu kedatangan orangtua mereka, para pelajar itu diajak menjawab tebak-tebakan kuis oleh polisi. ‎Jika berhasil menjawab, maka mereka akan diberikan izin menggunakan baju.

Keramaian di lokasi tersebut berubah drastis dari aksi hendak tawuran menjadi tempat bercanda antara pelajar dengan Polisi Lalu Lintas. Warga sekitar dan pengendara yang melintas yang penasaran pun mendekati lokasi tersebut.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya orangtua para pelajar itu datang menjemput, dan mereka diperbolehkan pulang.‎

Polisi meminta agar kepada orang tua untuk bersama-sama menjaga aktivitas anak mereka. Sebab, bulan romadhon seharusnya diisi dengan beramal dan bukan untuk bermaksiat serta berbuat kriminal. [red]‎