Kesal dengan Polisi, Ayah Angelica Minta Tulang Belulang Anaknya Dikembalikan

Kesal dengan Polisi, Ayah Angelica Minta Tulang Belulang Anaknya Dikembalikan

ilustrasi pembunuhan

Beritariau.com, Pekanbaru - Kasus penculikan dan pembunuhan Angelica Boru Pardede seolah-olah sudah dipeti-eskan karena tanpa ada kejelasan. Merasa kesal karena kasus kematian anaknya tak terkuak, Salomon, ayah Angelica minta pakaian dan tulang belukang anaknya dikembalikan oleh polisi.

"Sudah dipeti-eskan sepertinya kasus anak saya ini. Sampai sekarang tidak perkembangan, gak tahu rimbanya kasus ini," ucap Salomon bernada emosional ketika dihubungi wartawan.

Bahkan, Salomon berkeinginan untuk meminta pakaian yang diduga milik Angelika dan tulang belulang yang ditemukan polisi di semak-sama Desa Pasir Putih diserahkan kepadanya. Salomong mengaku ingin mengubur pakaian dan tulang tersebut.

"Kalau seperti ini, kembalikan sajalah apa yang diambil polisi. Biar saya kubur di suatu tempat. Sudah gak jelas lagi kasus anak saya ini," ucap Salomon.

Salomon sendiri mengaku sudah tidak pernah lagi menanyakan tes DNA dimaksud ke polisi. Terakhir dia datang bulan lalu, dia hanya mendapatkan jawaban yang berujung kekecewaan. "Dulu katanya paling cepat 15 hari dan paling lama sebulan. Ini sudah hampir 2 bulan, belum juga lagi. Nanti kalau ditanya terus-terusan, saya dikira menekan," sebut Salomon.

Selama ini, Salomon juga mengaku tidak diberitahu hasil uji forensik terhadap tulang belulang dimaksud. Salomon hanya mengetahui dari pemberitaan media massa. "Tidak pernah, mulai dari itu hasil forensik dan laboratorium. Saya belum pernah diterima suratnya," kata Salomon.

Ia juga mengaku kaget dengan pergantian Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau dan Kasubdit III Reskrimum yang menangani kasus ini. "Ini apa maksudnya. Kasus anak saya belum selesai, ada pergantian pula. Gimana nantinya, polisi yang lama saja tidak selesai," tanya Salomon.

Sebelumnya, Angelika dinyatakan hilang sejak tanggal 9 Maret 2016. Kemudian pada 23 Maret 2016, ditemukan tulang belulang yang kemudian dinyatakan identik dengan Angelika.

Pernyataan kepolisian itu keluar setelah melakukan pemeriksaan post mortem dan antemortem terhadap jasad dan properti yang terakhir kali dipakai Angelika sebelum hilang.

Kepolisian Daerah (Polda) Riau pun berjanji untuk mengumumkan hasil tes DNA tulang belulang diduga Angelika Boru Pardede pada pekan ini.

Kasubid Dokpol Bid Dokkes Polda Riau Kompol Supriyanto saat dikonfirmasi mengatakan, tes DNA itu setelah dirinya berkoordinasi dengan Pusdokkes Mabes Polri dinyatakan kelar pekan depan.

"Terakhir saya cek, pekan depan keluar hasil tes DNA-nya," ucap Supriyanto menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (20/5).‎ [pan]