Tiga Warga Inhil Tersambar Petir Saat Naik Pompong, Satu Tewas Seketika

Tiga Warga Inhil Tersambar Petir Saat Naik Pompong, Satu Tewas Seketika

petir

Beritariau.com, Pekanbaru - Hujan deras disertai petir pada Jumat (20/5) sore kemarin menjadi hari yang kelam bagi masyarakat Lubuk Kempas, Indragiri Hilir (Inhil). Pasalnya, tiga orang ‎warga desa Lubuk Kempas, Kecamatan Pelangiran disamber petir saat berada di atas perahu bermotor (pompong).

Kejadian ini menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat dan dua lainnya mengalami luka bakar cukup serius.

"Korban atas nama Said (55) meninggal dunia di lokasi, sedangkan Herman (35) dan M Sayuti Sindrang (68) ‎mengalami luka bakar," ujar Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono, akhir pekan ini.

‎Wicak menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat ke tiga korban dari Desa Lubuk Ķempas melintas di Sungai dengan menggunakan kendaraan air jenis motor Pompong yang bermuatan kelapa bulat.

"Saat tiba di Kuala Parit Celong Desa Pangalehan kecamatan Keritang kabupaten Inhil dalam keadaan hujan lebat, tiba-tiba ketiga korban tersambar petir," terang Wicak.

Polisi yang mendapat informasi adanya warga disambar petir langsung menuju lokasi bersama warga sekitar. Ketiganya pun dibawa ke puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan.

"Dua orang diantaranya selamat saat ini dirawat di Puskesmas Desa Pangalehan dan satu orang meninggal dunia. Setelah divisum jenazah korban dibawa ke Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, untuk dikebumikan oleh keluarganya," kata Wicak. [pan]