Bantah bogem Camat, Lurah sebut dirinya sering diejek, Abdurahman: Tak ada damai!

Bantah bogem Camat, Lurah sebut dirinya sering diejek, Abdurahman: Tak ada damai!

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Sutahar, Lurah Sail Kecamatan Tenayan Raya, kota Pekanbaru diduga meninju atasannya Camat Tenayan Raya, Abdul Rachman hingga terjungkal. Kejadian itu berlangsung ketika acara senam pagi yang diikuti seluruh pegawai Kecamatan dan Lurah se -Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (07/04/16) sekitar pukul 08.30 wib.

Sanggup Manulang, salah seorang warga kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya yang kebetulan berada di TKP saat peristiwa terjadi menuturkan saat senam pagi sehat berlangsung, Lurah Sutahar dengan posisi tidak jauh dari Camat Abdurrahman tampak serius melakukan gerak senam pagi.

"Namun usai senam, dengan tiba-tiba terjadi kegaduhan dan Sutahar melayangkan tinjunya," terang Sanggup.

Lagi, kata Sanggup, sempat terjadi cekcok mulut namun dilerai oleh para pegawai dan (S) meninggalkan lokasi. Menurut Sanggup lagi, berdasarkan informasi, antara eks Lurah Sail dan Camat Tenayan Raya sudah lama tak ada kecocokan, baik secara tugas maupun pribadi.

Mungkin inilah puncaknya, ujarnya. Sutahar, Mantan Lurah Sail yang kini Lurah Sumber Sari tersebut dikonfirmasi melalui selulernya menampik bahwa dirinya telah memukul atau membogem Camat Tenayan Raya.

"Saya hanya melayangkan tangan dan ditangkis olehnya," akunya.

Menurut Sutahar dirinya merasa kecewa terhadap Camat Abdurahman sejak saya menjabat Lurah Sail hingga dimutasi pekan lalu, Abdurahman dinilai selalu bertindak berlebihan dalam kebijakannya dan indentik mencemarkan nama baik saya.

"Bahkan Camat pernah mencoba menggalang tanda tangan mosi tak percaya dari para RT dan RW di kelurahan Sail," urainya.

Parahnya lagi, sambung Sutahar, pada apel pagi, Senin (04/04/16) lalu, Abdurrahman membeberkan keburukan-keburukan para pejabat/Lurah yang dimutasi pekan lalu.

"Mutasi atau rotasi adalah hal biasa bagi pegawai, sebagai pejabat kita siap kapan saja dimutasi, dia selaku pimpinan tak sepatutnya bertindak demikian," sebutnya.

Ditanya, atas peristiwa tersebut, jika Abdurahman membawa kasusnya ke ranah hukum, menurut Sutahar, siap berbuat siap bertanggung jawab, karena apa yang saya lakukan adalah demi harkat dan martabat atau harga diri.

Camat Tenayan Raya, Abdul Rachman yang dimintai komentarnya di Polsek Tenayan Raya mengatakan, apa yang dilakukan mantan anak buahnya, eks Lurah Sail adalah perbuatan melanggar hukum (kriminal). Maka akan diselesaikan secara hukum. Dalam laporannya disebutkan peristiwa dilatarbelakangi persoalan mutasi.

"Tidak ada kata berdamai," tegasnya.

Ditanya pokok permasalahan, menurut Abdurahman, bahwa dirinya tak ada masalah dengan yang bersangkutan, tetapi dengan tiba-tiba  dia menyerang dan memukul pipi kiri saya hingga lebam.

"Saya sudah lakukan visum dan persoalan ini telah saya laporkan ke Polsek Tenayan Raya," terangnya. [red]‎