Ngaku dari Mabes, 2 Polisi Polres Kampar todong pistol & peras warga

Ngaku dari Mabes, 2 Polisi Polres Kampar todong pistol & peras warga

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Bukannya menjadi pengayom dan pelindung, 2 anggota Polisi yang berdinas di Polres Kampar malah memeras dan menakut-nakuti warga dengan bekal senjata api. Kedua polisi inisial Briptu AS dan Bripda AK itu ‎diciduk anggota Polsek Bukit Raya.

"Keduanya diduga terlibat kasus perampasan serta pengancaman dengan menggunakan senjata api," ujar Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Selasa (29/03/16).

Dikatakan Putut, kedua polisi tersebut memeras korbannya dengan menuduh korban sebagai hacker. Selanjutnya, korban dibawa ke mesin ATM untuk mengambil uang sebesar Rp 200 ribu.

"Kedua oknum polisi itu inisial AK dan AS kemudian menodongkan senjata api kedinasan kepada korban. Korban tak berani melawan. Lalu handphone milik korban dirampas, kemudian kedua anggota itu pergi," kata Putut.

Tak senang diancam dan diperas kedua anggota Bhayangkara itu, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bukit Raya. Setelah diselidiki beberapa waktu, petugas berhasil melacak dan menangkap kedua polisi itu.

"Senjata api yang digunakan mereka (Briptu AS dan Bripda AK) jenis senpi organik revolver," ucap Putut. Tanpa perlawanan, AK dan AS digiring anggota Polsek Bukit Raya.

Dari tangan kedua polisi itu, turut disita barang bukti berupa  senjata api, lima butir amunisi, handphone dan topi.

"Saat diperiksa, keduanya mengaku anggota Polres Kampar. Satu di bagian Sarpras (sarana dan prasarana) dan satu lagi anggota Sabhara," terang Putut. [red]‎