ASN BPKAD Riau Jadi Lulusan Terbaik S-3 Ilmu Pemerintahan IPDN

Beritariau.com, Pekanbaru - Kabar membanggakan datang dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Roby Syafutra, pegawai yang bertugas di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, resmi menyandang gelar akademik tertinggi sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan.

Ia diwisuda langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian. Pemberian gelar tersebut berlangsung dalam sebuah prosesi khidmat di Balairung Jenderal Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumedang, Jawa Barat, Rabu (23/07/2025).

Tak hanya berhasil menyelesaikan studi doktoralnya, Roby juga mencatatkan prestasi akademik gemilang dengan meraih predikat cumlaude. Ia bahkan dinobatkan sebagai lulusan terbaik keempat dari total 57 peserta program Doktor Ilmu Pemerintahan angkatan tersebut, sebuah pencapaian yang patut dibanggakan tidak hanya oleh dirinya, namun juga oleh instansi dan daerah asalnya.

"Alhamdulillah, setelah menyelesaikan sidang terbuka tahun lalu, hari ini saya diwisuda langsung oleh Bapak Menteri Dalam Negeri. Ini adalah momentum yang sangat berharga dalam perjalanan hidup dan karier saya," ujar Roby.

Ia menjelaskan bahwa, sidang terbuka disertasi berlangsung pada 28 November 2024 di Kampus IPDN Jakarta. Dengan  mengangkat tema yang sangat dekat dengan realitas birokrasi dan tanggung jawab jabatannya, yakni Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Riau.

Dijelaskannya, tema ini dianggap relevan, strategis, dan aktual oleh para penguji karena bersentuhan langsung dengan upaya peningkatan tata kelola aset daerah. Melalui disertasi ini ia menyodorkan berbagai rekomendasi untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan aset milik pemerintah daerah. 

"Tentu saja, tema distertasi tersebut semoga bisa bermanfaat bagi pegawai dan kawan-kawan lainnya untuk melakukan penelitian yang terkait," jelasnya.

Ia berharap, hasil penelitiannya tidak hanya berhenti sebagai karya ilmiah. Tetapi juga bisa dijadikan acuan dalam penyusunan kebijakan maupun praktik birokrasi di Riau.

“Semoga apa yang saya teliti dapat memberi kontribusi nyata untuk tata kelola aset di daerah. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral saya sebagai ASN dan sebagai warga Riau,” tambahnya.

Apresiasi pun datang dari berbagai kalangan, termasuk dari rekan seprofesinya, Afiq Nugroho dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau. Ia menyebut Roby sebagai sosok teladan yang membuktikan bahwa ASN bisa terus berkembang dan memberikan nilai tambah di bidang akademik.

“Roby sosok ASN yang cerdas, pekerja keras, dan selalu berorientasi pada inovasi dalam pekerjaan. Gelar ini pantas ia sandang. Kami bangga atas pencapaiannya,” ujar Afiq.

Diungkap Afiq, keberhasilan Roby menjadi inspirasi tersendiri bagi para ASN di lingkungan Pemprov Riau. Terlebih, situasi birokrasi yang menuntut peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur, prestasi akademik seperti ini menjadi contoh nyata bahwa pembelajaran dan peningkatan kualitas diri harus terus dilakukan.

"Bagi saya ini tidak hanya membawa nama baik pribadi beliau, tetapi keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa ASN Riau mampu bersaing di tingkat nasional dalam hal akademik dan profesional. Prestasi Roby turut memperkuat citra positif birokrasi Riau sebagai lingkungan kerja yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia,"tutupnya. (MCRiau)