Dalam Sebulan, Tim Satgas Riau Bekuk 44 Pelaku Karhutla

Dalam Sebulan, Tim Satgas Riau Bekuk 44 Pelaku Karhutla

Beritariau.com, Pekanbaru - Tim Satgas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau terus bergerilya untuk memburu para pelaku pembakar lahan. 

Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han), Senin (22/03) mengatakan, salah satu prestasi dari tim adalah berhasil menangkap 44 pelaku dalam tempo satu bulan saja.

"Alhamdulillah, para pelaku sudah tertangkap. Ini merupakan prestasi yang meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun 2015 lalu dalam waktu enam bulan, kami berhasil menangkap 71 orang, dan tahun ini (2016) dari 34 kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau, dalam waktu satu bulan Tim Satgas sudah menangkap 44 orang," kata Komandan Satgas Siaga Darurat Karlahut Riau ini.

Para pelaku pembakaran lahan yang ditangkap berada di lima kabupaten/kota pesisir timur Provinsi Riau. Diantaranya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.

"Ini merupakan prestasi kinerja yang luar biasa, bukan main-main," katanya usai Rapat Evaluasi Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan, bertempat di Posko Karlahut Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Danrem juga menjelaskan, tidak ada perlakuan khusus untuk para pelaku pembakaran lahan yang sudah ditangkap. "Kalau ada yang diperlakukan khusus, silakan laporkan kepada penegak hukum," ujarnya.

"Kalau para pelaku  melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta dilengkapi alat bukti yang cukup, pasti akan dihukum dan dipenjara," ungkap Komandan Satgas Siaga Darurat Karlahut Riau Brigjen TNI Nurendi.

Dalam kesempatan ini Danrem juga mengimbau kepada lurah dan kepala desa agar mengingatkan masyarakatnya untuk membuka lahan dengan cara gotong-royong.

"Kalau mau buka lahan, lakukan secara bersama-sama karena kita mengenal asas kebersamaan dan gotong-royong. Kenapa ini tidak dilakukan, padahal merupakan warisan nenek moyang. Kita harus mengaktifkan lagi kegiatan gotong-royong dan  kebersamaan," paparnya. [red]