Rektor UMRI Tegaskan Budgeting Berdampak Jadi Kunci Peningkatan Mutu Kampus

Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam rangka membangun kesepahaman mengenai arah kebijakan umum pembangunan dan penganggaran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Tahun Anggaran 2025/2026, Biro Keuangan dan Aset (BKA) UMRI menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Rektor UMRI, Dr H Saidul Amin, MA menekankan pentingnya pendekatan Budgeting Based on Impact (BBOI) dalam sistem keuangan kampus. Menurutnya, fokus Musrenbang tahun ini adalah strategi alokasi anggaran universitas secara efektif dan efisien.

“Budgeting yang berdampak adalah pendekatan penganggaran yang menitikberatkan pada outcome. Setiap program harus menghasilkan dampak yang nyata dan terukur,” ujar Dr Saidul Amin.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan BBOI terdiri dari lima tahap kerja utama, yaitu:Define Objectives, yakni menetapkan program dan tujuan yang jelas dan pragmatis.

Kemudian, Identifikasi Aktivitas, menentukan kegiatan yang relevan dengan hasil yang diharapkan, serta pengalokasian Sumber Daya, menyusun kebutuhan sumber daya sesuai target capaian.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan yakni, monitoring dan evaluasi, mengawasi pelaksanaan program secara berkala Improvisasi dan Inovasi, meningkatkan kualitas program melalui inovasi berkelanjutan.

“Dengan menerapkan BBOI, kita berharap dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat akuntabilitas, memperkaya transparansi, meningkatkan pelayanan, serta mendorong efisiensi dan inovasi di lingkungan UMRI,” tegas Rektor.

Rektor menegaskan bahwa, Musrenbang UMRI 2025 menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen kelembagaan, dan menyusun langkah-langkah konkret menuju akreditasi unggul dan internasionalisasi universitas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UMRI beserta jajaran wakil rektor, Badan Pembina Harian (BPH), direktur-direktur, kepala biro, pimpinan lembaga, unit dan kantor, serta para dekan, wakil dekan, dan kepala program studi di lingkungan UMRI.

Sementara itu, Ketua BPH UMRI, Prof Dr M Nazir, MA menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari amanah perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkemajuan, sekaligus sebagai bentuk penguatan dan pengembangan institusi.

“Kita tidak hanya memikirkan kemajuan UMRI atau Riau semata, tetapi juga kemajuan semesta. Musrenbang ini menjadi upaya merancang masa depan yang terarah dan progresif,” ujar Prof. Nazir.

Ia juga mengingatkan seluruh sivitas akademika UMRI untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap institusi, sebab hal itu sangat berkaitan dengan peningkatan kinerja universitas.

“Mampu itu adalah spirit, dan mau itu adalah kinerja. Kita harus memastikan tidak ada satu unsur pun yang mundur ke belakang,” tambahnya. (MCRiau)