BUMDes, Lokomotif Penggerak Perekonomian Rakyat di Rohul

BUMDes, Lokomotif Penggerak Perekonomian Rakyat di Rohul

Bupati Rohul, Drs H Achmad MSi

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dirasa memiliki dampak luar biasa dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs H Achmad MSi, Kamis (10/3) bahkan menyebut dua badan usaha tingkat desa itu merupakan senjata paling ampuh sebagai lokomotif penggerak ekonomi rakyat.

"Apa lagi saat ini, kedua badan usaha tersebut sudah setingkat dengan perbankan yang ada di Rohul. Karena keduanya mampu memberikan pinjaman kepada warga yang membutuhkan," jelas Achmad.

Ia menambahakan, Rohul merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang sudah membentuk BUMDes sejak  2009. Upaya ini sebagai langkah maju dari pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan otonomi desa.
‎
"BUMDes sudah jadi bagian dari lokomotif penggerak ekonomi masyarakat pedesaan di Rohul. Karena bisa membebaskan masyarakat dari rentenir," ujarnya.

Oleh karena itu, pihak pemkab akan terus memaksimalkan keberadaan BUMDes yang merupakan perkembangan dari UED-SP

Orang nomor satu di Rohul ini juga mengaku bangga atas keberhasilan program pemberdayaan desa melalui Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dan kini sudah dikembangkan menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebar di 16 kecamatan se-Rohul.

BUMDes dan UED-SP, merupakan pilihan utama ekonomi masyarakat Kabupaten Rohul atau sebagai lembaga mikro keuangan yang telah membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan membudidayakan perekonomian masyarakat itu sendiri.

Malahan, BUMDes di Rohul juga ikut serta dalam mengurangi angka pengangguran, karena sudah pekerjakan lebih dari 20.000 karyawan sebagai mengelola BUMdes ini di Rohul.[adv]