Kemeriahan Malam Cap Go Meh di Bagan Batu
Ribuan Orang Padati Pelataran Vihara Budi Dharma

Suasana malam Cap Gomeh di Vihara Budi Dharma Bagan Batu, Sabtu (20/2) kemarin
Beritariau.com, Bagan Sinembah - Puncak perayaan Cap Go Meh di Bagan Batu, Rokan Hilir (Rohil) berlangsung meriah. Pemuncak rangkaian perayaan Tahun Baru Cina ini dipusatkan di di Vihara Budi Dharma Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah pada Sabtu (20/2) malam.
Pantauan beritariau.com, pelataran vihara tempat perayaan Cap Go Meh dipadati ribuan warga Tionghoa dan tamu undangan. Selain itu, terlihat juga beberapa stand kendaraan roda dua dan roda empat serta stand perbankan swasta yang ada di Bagan Batu.
Acara ini mengambil tema Imlek/Cap Go Meh sebagai sarana meningkatkan silaturrahmi dan kerukunan antar umat beragama. Perayaan dihadiri, Sekcam Bagan Sinembah, H Darsono SE, Anggota DPRD Riau, Ir Siswaja Muljadi alias Aseng yang juga ketua yayasan Vihara Budha Dharma, Kapolres Rohil, AKBP Subiantoro SH SIK, dan pejabat serta beberapa Stuktur Organisasi Masyarakat Rohil.
Ketua yayasan Vihara Budha Dharma, Siswaja Muljadi dalam sambutanya mengatakan bahwa Imlek bukan saja milik warga Tionghoa, namun adalah milik seluruh rakyat Indonesia. "Dijadikannya Imlek sebagai libur Nasional adalah bukti bahwa Imlek milik rakyat Indonesia, sebab sudah menjadi libur Nasional, jelas itu milik semua rakyat," kata Aseng.
Ia juga mengatakan, banyak kemiripan budaya Tionghoa dengan budaya Muslim, seperti pakaian koko, kunjung mengunjungi, maaf maafan dan banyak lagi lainnya.
"Dan kalau Tionghoa pakai lampion, nah kalau muslim ada pasang lilin atau obor jelang lebaran atau bahkan malam lebaran," jelasnya.
Untuk itu, ia berharap dengan Imlek ini silaturrahmi antar umat beragama dapat semakin kuat. Dan ia juga berharap kiranya ditahun Monyet Api ini semua masyarakat Bagan Batu mendapat limpahan rezeki yang berlimpah. [bim]

