Saat Dirikan Bangunan Rumah Petak

Gerah didatangi oknum Satpol PP, warga Pekanbaru terpaksa setor 1 juta

Gerah didatangi oknum Satpol PP, warga Pekanbaru terpaksa setor 1 juta

ilustrasi/net

Beritariau.com, Pekanbaru - Ada-ada saja cara orang mencari uang. Entah petugas benaran atau tidak, yang pasti Kasnawati (53 tahun), warga Kecamatan Rumbai Pesisir kota Pekanbaru mengaku tak senang. Ia merasa ditakut-takuti dan seakan diperas oleh oknum berseragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kepada media, Kasnawati mengaku bahwa oknum berinisial F ini kerap mendatanginya lantaran Ia membangun rumah petak di kawasan Limbungan, Rumbai Pesisir. Oknum ini datang dan pura-pura menanyakan soal perizinan bangunan. Namun, ujung-ujungnya, minta 'uang rokok'. Ia pun terpaksa nyetor Rp1 Juta.

Selama 2 bulan pembangunan berlangsung, selama itu pula oknum ini kerap datang.

"Ada dua orang. Mereka bilang ini pengecekan izin. Saya bilang kalau izinnya sedang diusahakan, April baru mulai," ungkap Kasnawati, Minggu (21/02/16) siang.

Namun, alasan itu sepertinya tak digubris oknum ini. Setiap mereka datang berkunjung tetap menanyakan hal yang sama. Gerah didatangi terus-menerus, Kasnawati pun menghubungi seorang kenalannya. Kenalan Kas itulah yang bernegosiasi dengan si oknum. Singkat kata, ada harga yang harus dikeluarkan agar urusan tidak panjang.

"Sudah sering. Terakhir sekitar empat hari lalu. Itulah akhirnya saya kasih uang Rp1 juta. Setelahnya dia (oknum) bilang, kalau ada petugas lain yang datang nanya-nanya, suruh aja hubungi dia," ungkap Kasnawati.

Terkait ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian berjanji akan memanggil oknum yang dimaksud, untuk dimintai keterangannya. Jika terbukti sesuai dengan apa yang disebutkan, ia tak akan segan-segan memproses yang bersangkutan.

"Namanya kan sudah ada, Senin akan saya panggil. Kalau benar iya, kita akan proses. Kita pastikan apa saat itu mereka bawa surat tugas apa tidak, apakah sudah sesuai SOPnya atau tidak. Memang kita banyak menerima laporan seperti ini," tegas Zul.

Zul menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada petugas atas alasan apapun.

"Ini kan banyak, gimana bisa diawasi satu-satu. Kita berterimakasih ada laporan tersebut, sehingga bisa dijadikan pelajaran bagi yang lain agar tidak menyalahgunakan wewenang," ulasnya. [pan]‎‎