Diajak Kenalan di Facebook

Mau berguru aliran sesat ke Pulau Jawa, ABG asal Medan dicegat di Pekanbaru

Mau berguru aliran sesat ke Pulau Jawa, ABG asal Medan dicegat di Pekanbaru

ilustrasi/net

Beritariau.com, Pekanbaru - Aliran sesat memang mampu membuat seseorang bertindak dan menghiraukan nasehat orang terdekat bahkan keluarga sendiri.

Seperti yang terjadi pada R (17 tahun). Remaja alias ABG asal kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini nekat kabur dari rumahnya demi belajar alias berguru aliran sesat ke Pulau Jawa. Beruntung, aksinya itu berhasil digagalkan ‎petugas lalu lintas Kota Pekanbaru, Sabtu (20/02/16) pagi.

Tekat R pergi demi bergabung aliran diduga terlarang di Pulau Jawa itu diketahui keluarganya. Sayang, langkahnya tak dapat dihentikan lantaran R telah berangkat dari Medan menggunakan Bus Pelangi tujuan Surabaya.

Keluarga pun tak mau putus asa. Mereka pun melaporkan ‎hal tersebut ke Personil Lantas Kijang 904.‎

Dengan bantuan Tim Lantas Gurindam 11, petugas pun langsung melacak keberadaan bus ini hingga sampai ke kawasan Tampan, Kota Pekanbaru.

Sekitar pukul 08.30 wib, bus yang dimaksud berhasil ditemukan dan langsung dicegat dan ‎diperiksa.

Benar, R memang berada di bus itu. Namun, Ia sempat menolak untuk turun.

"‎Nggak mau turun. Jadi dibujuklah oleh petugas kita Brigadir Murten dan Brigadir Rhoma Dhoni," kata Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda.

‎Setelah dibujuk secara persuasif, R pun akhirnya berkenan ikut bersama polisi dan orangtuanya. Ia dibawa ke Mapolsek Tampan untuk dimintai keterangan.

"Pengakuannya, R dibujuk oleh seseorang yang dikenalnya di Facebook agar ikut sebuah aliran di Jawa," tukas Kompol Zulanda.

Inilah yang mendasari aksi nekat R kabur dari rumah.

‎Kini polisi masih mendalami kasus tersebut, untuk menyelidiki kebenarannya, termasuk perihal aliran yang disebut-sebut R. [pan]‎