Gawat, Air Banjir di Pelalawan Naik 50cm/Malam, 9 Sekolah Terendam

ilustrasi banjir
Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Sekitar sembilan sekolah di Kabupaten Pelalawan tergenang air akibat banjir. Meski demikian, Kepala Dinas Kesejahtraan (Diskesos) Pemdakab Pelalawan MD Rizal Abbas menyebutkan belum ada kabar yang menyebutkan proses belajar-mengajar diliburkan.
Selain itu, banjir juga telah merendam 2.410 Rumah, fasiltas umum lainya seperti masjid mushollah sebanyak sembilan unit. Sementara itu untuk fasilitas posyandu da puskesmas masih belum terjangkau banjir, sebab didirikan di lokasi yang agak tinggi.
"Namun kemungkinan bisa saja terendam karena pergerakan banjir mencapai 50 cm per malam," ujarnya saat meninjau banjir di Desa Kemang.
Mantan Kadis Pendidikan ini menerangkan, pemkab telah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu korban banjir. Dalam memberikan bantuan, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data investigasi di lapangan, MD Rizal merincikan desa/ kelurahan yang terendam bajir. Diantaranya adalah Kelurahan Pelalawan tercatat 450 rumah untuk 450 kk, Desa Sering Induk 282 kk/rumah, Desa Sering (Jembatan Kerinci) 131 kk/rumah.
Selanjutnya Desa Tolam-Pelalawan sebanyak 300 kk/rumah, Desa Ransang, 195 kk/rumah, Desa Sungai Arah 315 kk
"Totalnya 1673 kk/rumah, ditambah Kelurahan Langam, 451 rumah/ kk Desa Rantaui Baru 191 rumah/ kk, Kualo Terusan Bawah 95 rumah/kk serta fasilitas umum seperti Masjid/Mushollah 9 unit, Sekolah 9 unit," rincinya. [ip]

