Zulkifli: Kalo Main Preman, Saya pun Siap!
Gertak Wakilnya karena melapor ke BPK, Eh.. malah Bupati Sukarmis yang duluan kabur saat akan kelahi

Bupati Kuansing Sukarmis
Beritariau.com, Kuansing - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H Sukarmis diduga menantang wakilnya, Zulkifli, karena tak senang dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Riau. Saat tantangannya berkelahi diterima Zulkifli, Sukarmis malah kabur saat dikejar Zulkifli.
Kemarahan itu dipicu lantaran Zulkifli menduga Sukarmis menyalahgunakan wewenang sebagai Bupati menyalurkan uang APBD untuk pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Kuansing yang diikuti oleh Indra Putra sebagai calon bupati, yang merupakan cucu Sukarmis.
"Iya benar, dia masuk ke ruangan saya, dan menantang saya untuk duel berkelahi. Saya tidak takut, saya kejar dia malah lari," ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, Kamis (11/02/16) melalui selulernya.
Zulkilfi menceritakan, aksi Sukarmis menggertak dirinya itu terjadi pada Rabu (10/02/16) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat Zulkifli mengejar dan akan menghajar, Sukarmis malah lari ke luar ruangannya.
"Seharusnya seorang Bupati tidak bersikap begitu, tapi, kalau memang dia nantang secara preman, saya tak takut. Saat saya tantang balik, dia malah lari, saya kejar tapi saya dipegangi ajudan," kata Zulkifli.
Menurut Zulkifli, kemarahan Sukarmis dipicu adanya laporan penyalahgunaan uang APBD Pemerintahan Kabupaten Kuansing yang digunakan untuk kampanye Pilkada.
"Pak Presiden kan sudah tegaskan, dana APBD tidak boleh digunakan oleh kepala daerah (Bupati dan Wakil Bupati) untuk Pilkada. Nah karena cucunya (Indra Putra) ikut pilkada, dana APBD malah untuk kampanye, saya ada buktinya makanya itu saya laporkan ke BPK," kata Zulkifli.
Zulkifli mengaku bisa mempertanggung jawabkan tudingannya terhadap Sukarmis yang dinilainya telah menggelapkan uang APBD untuk kepentingan pribadi keluarganya.
"Kalau dia merasa itu tak benar, laporkan saya, gugat saya. Saya tak takut, kita ketemu di pengadilan. Jangan kayak preman, saya juga bisa secara preman, Ayok! Say tak takut," ujar Zulkifli menggebu-gebu.
Zulkifli mengaku tidak akur dengan Sukarmis selama 4,5 tahun mereka memimpin kabupaten Kuansing. Zulkifli juga merasa dizholimi selama menjadi wakil bupati.
"Saya tidak dibolehkan berbuat, seperti diisolasi, gak boleh mengikuti kegiatan, gak boleh begini begitu. Makanya saya dukung Mursini maju jadi calon bupati, bukan cucu dia (cucu Sukarmis bernama Indra Putra)," ketusnya. [pan]

