Makin Nekat Beraksi

Perampok siang bolong marak di Pekanbaru, pelaku masuk pakai linggis & sekap penghuni

Perampok siang bolong marak di Pekanbaru, pelaku masuk pakai linggis & sekap penghuni

ilustrasi/net

Beritariau.com, Pekanbaru - Para perampok semakin nekat beraksi di siang bolong di Kota Bertuah Pekanbaru. Hanya berjarak seminggu sejak aksi perampok bersenjata api di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai pada Rabu 3 Februari 2016 lalu, kali ini, sebuah rumah di Jalan Panda, Kecamatan Sukajadi, Rabu (10/02/16) siang, sekitar pukul 12.10 WIB, disantroni kawanan rampok.

Dengan membawa senjata tajam, perampok beraksi di siang bolong di rumah yang masih terdapat penghuninya. Desi Nofita, penghuni rumah, disekap kawanan perampok di kamar rumah setelah sebelumnya dipukul menggunakan linggis di bagian punggungnya.

Kapolsek Sukajadi Kompol Hermawi mengatakan, aksi perampokan tersebut diduga dilakukan lebih satu orang. Dalam aksinya, mereka berhasil membawa kabur sebuah laptop, handphone dan perhiasan emas senilai Rp 30 juta.

"Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi, kasus ini masih terus kami selidiki," kata Hermawi, Kamis (11/02/16) pagi.

Pelaku, saat itu masuk ke rumah korban dengan cara mengendap-endap, karena pintu utama yang tidak dikunci.

Ketika itu, dirumah hanya ada Desi Nofita. Sedangkan penghuni rumah lainnya sedang bekerja. Pelaku yang masuk ke rumah langsung memukul punggung Desi dengan menggunakan linggis, selanjutnya menyekap korban.

Seperti diketahui, aksi kawanan perampok bersenpi mulai menggila di Pekanbaru. Baca : http://beritariau.com/berita-3937-gawat-perampok-bersenpi-pekanbaru-nekat-beraksi-di-siang-bolong-nasabah-bank-ditembak.html

Ditengah siang bolong, Rabu (03/02/16) siang, sekitar pukul 11.00 Wib, perampok yang diperkirakan berjumlah dua orang nekat merampok seorang nasabah Bank Mandiri yang sedang berkendara mobil di depan Kantor Wilayah Kementrian Pekerjaan Umum (Kemen PU) di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Meski rencana aksinya merampok uang korban bernama Riko Indra (37) warga Jalan Tengku Bey, Perum Peputra Jaya, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, gagal. Namun, para pelaku sempat meletuskan timah panas ke dagu Riko. [red]‎