Banjir di Kampar kali ini terparah selama 40 tahun terakhir, 90 persen kerambah lesap

ilustrasi/net
Beritariau.com, Kampar - Akibat banjir yang cukup parah, masyarakat Kabupaten Kampar tak hanya sedih lantaran rumahnya digenangi air, melainkan kerugian yang sangat fantastik, seperti hewan ternak dan kerambah ikut hanyut terseret banjir.
"Hampir 90 persen kerambah warga hanyut dibawah harus sungai kampar yang sangat deras," ujar Kepala Ikatan Kerambah di Kuok, Ihsan, Selasa (09/02/16).
Ihsan mengaku, para pelaku peternak ikan di kerambah pasti sangat menderita kerugian cukup besar. "Banjir yang belum 1 bulan kemaren sudah menghanyutkan kerambah warga sekitar 30 persen. Kali ini, nyaris seluruhnya diseret air sungai," ujarnya.
Ihsan benar-benar tak menduga akan terjadi banjir sebesar ini meski Ia mengakui telah mendapat surat edaran akan banjir ini. "Kita tak menduga akan setinggi dan sederas ini," sesalnya.
Kini, lanjutnya, penderitaan masyarakat makin bertambah lengkap ditambah rumah mereka yang digenangi air. Seperti diketahui, banjir di Kampar kali ini sangat deras dan tinggi. Apalagi, warga yang berada di tepi sungai kampar terpaksa naik ke atap rumah untuk menghindari air.
Banyak warga yang tak bisa mengevakuasi barang-barangnya. Sebab, kali ini air sangat cepat naiknya sehingga warga kewalahan untuk memghadapi.
Menurut warga, banjir kali ini, merupakan terparah selama 40 tahun terakhir. [rif]

