Tiba di Pekanbaru, 50 orang eks Gafatar dikawal ketat Polisi

Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Djati Witoyo
Beritariau.com, Pekanbaru - Dari ratusan eks anggota Gabungan Fajar Nusantara (Gafatar), sebanyak 50 orang anggota organisasi terlarang yang berasal dari Provinsi Riau ini akhirnya tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Senin (08/02/16) sekitar pukul 15.00 wib.
"Mereka dipulangkan ke Riau dengan menggunakan maskapai Batik Air ID 6854. Tiba di VVIP Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 15.00 WIB," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM.
Dikatakan Guntur, 50 orang eks Gafatar itu diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Riau, Syarifudin. Guntur menjelaskan, ke 50 orang itu terdiri dari 17 orang laki-laki, 15 orang perempuan dan 18 orang anak-anak.
"Dengan rincian 40 orang asal Pekanbaru, dua orang asal kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), satu orang asal kabupaten Kampar dan satu lagi asal kotamadya Dumai," terangnya.
Setibanya di bandara Internasional SSK II Pekanbaru, mantan anggota Gafatar ini langsung dibawa dengan dua bus pariwisata ke tempat penampungan sementara di Rusunawa Jalan Mekar Sari, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, kota Pekanbaru.
"Tugas kepolisian adalah melakukan pengawalan terhadap mantan anggota Gafatar tersebut, mulai dari bandara, ke tempat penginapan sementara hingga sampai di rumah mereka masing-masing," pungkas Guntur. [pan]

