TNI Gagalkan Penyelundupan Sindikat Pupuk Oplosan di Siak

Komando Resor Militer 031/WB menggagalkan peredaran pupuk oplosan di Siak, Minggu (24/1) kemarin
Beritariau.com, Pekanbaru - Jajaran Komando Resor Militer 031/WB, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan ton pupuk oplosan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Komandan Resor Militer 031/WB Brigjen TNI Nurendi, dilansir dari antarariau, Selasa (26/1) mengungkapkan, aksi ini dilakukan oleh Komandan Rayon Militer Minas, Siak.
Saat itu, Kapten Infantri Girsang dan anak buahnya menemukan truk berisi 8 ton pupuk oplosansedang menunggu penadah. Sendangkan pupuk yang dioplos terdiri dari pupuk Dolomit yang dioplos menjadi Klisrik dan pupuk merek Gurita NK menjadi KCL.
Keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama masyarakat petani di Siak. Yakni pada Minggu (24/1) kemarin, Korem 031 mendapatkan informasi dari petani setempat akan maraknya peredaran pupuk oplosan.
Berawal dari laporan masyarakat itu, petugas lantas melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pola penyelundupan tersebut.
Termasuk mendapatkan informasi terkait lokasi biasa pelaku bertransaksi.
"Dari penangkapan itu, petugas mengamankan seorang supir berinisial R. Pelaku sudah berulang kali melakukan aksi penyelundupan ini," jelasnya.
Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserhkan ke Kepolisian Daerah Riau untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Nurendi berharap, polisi dan jajarannya dapat bekerjasama dengan baik sehingga mengungkap para pelaku yang menyebarkan pupuk oplosan tersebut. Dia menjelaskan bahwa efek dari penggunaan pupuk itu sangat buruk karena berpengaruh langsung ke hasil panen petani padi.
"Kasian jika sampai tanaman petani yang diusahakan selama berbulan-bulan lamanya gagal panen karena ulah pelaku. Ini akan menggagalkan upaya pemerintah dalam menyukseskan swasembada pangan," ujarnya.[red]

