Tak Hanya Rusak, Barang di GOR Banyak yang Hilang, Kerugian Rp 200 Juta Lebih
Pejabat GOR Pekanbaru Polisikan Kader HMI Sulawesi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pekanbaru rusak berat akibat puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang diungsikan di tempat tersebut, saat pertama kali menginjakkan kakinya ke Pekanbaru.
Parahnya lagi, sejumlah item barang juga banyak yang hilang. Atas kondisi itu, pengelola gedung Gelanggang Remaja pun langsung melapor ke polisi.
"Pelapornya adalah Joko Suyono, pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pengelolaan dan Pemeliharaan gedung Gelanggang Remaja," ujar Waka Polresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Rabu (25/11).
Dari hasil catatan sementara, total kerugian akibat pengrusakan fasilitas dan pencurian item barang di Gelanggang Remaja itu, ditaksir Rp 200 juta.
"Kerugian bisa jadi bertambah, karena barang-barang yang dilaporkan rusak dan hilang kemungkinan bisa bertambah," jelas Putut.
Ia merincikan, beberapa fasilitas yang rusak tersebut diantaranya 8 unit pot tanaman, 30 unit lampu taman, 5 unit lampu tembak, sejumlah keramik, 3 blok pos security, 8 unit rambu parkir, paving block, 33 buah besi gril, 25 buah tong sampah, 7 unit hydran box, 1 unit gawang, pagar keseluruhan, 42 unit ac out door dan 50 buah akrilik.
Sementara item barang-barang yang hilang diantaranya 1 unit TV Samsung 42 inch, 4 box dokumen dinas, 1 unit microphone, 2 unit stan microphone, 1 unit speaker aktif, 1 unit telephone, printer 1 unit, 1 unit handycam, Ups 1 unit, 13 buah sapu lantai, 16 buah ember, 8 buah sapu lidi, kapur barus 12 pcs, 6 buah gunting rumput, 5 buah parang, 3 cangkul, 9 buah serok sampah, 8 buah sikat lantai, 2 unit mesin rumput dan 16 buah alas kaki.
"Kejadian pengrusakan dilakukan pada Sabtu (21/11) malam lalu, saat itu mereka (Kader HMI Sulawesi) baru tiba di Pekanbaru," pungkas Putut.
Setelah dilaporkan, polisi langsung melakukan penyelidikan atas pengrusakan dan pencurian, apalagi Gelanggang Remaja sebelumnya sempat dijadikan sebagai tempat untuk menampung massa HMI dari berbagai daerah yang didominasi berasal dari Sulaweai. [pan]

