Usai Asap, kini BPBD Riau cemas banjir kiriman dari Sumbar

Usai Asap, kini BPBD Riau cemas banjir kiriman dari Sumbar

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Setelah kabut asap, kini bencana banjir melanda sebagian wilayah kabupaten di Riau. Ribuan rumah di kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Kampar terendam air lantaran air sungai Rokan meluap.

Selain mengatasi banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengantisipasi banjir kiriman dari Provinsi Sumatera Barat yang dikhawatirkan menggenangi sebagian wilayah Riau.

"Banjir kiriman sangat mungkin terjadi jika curah hujan di Sumbar tinggi. Sementara daerah aliran sungai melintasi tiga kabupaten itu akan meluap jika mendapat limpahan air dari hulu," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Selasa (24/11).

Menurut Edward, saat ini intensitas hujan di Sumatera Barat tepatnya di Pasaman terus meningkat dan dikhawatirkan menyebabkan sungai meluap.

"Pekan lalu ribuan rumah di Kabupaten Rokan Hulu direndam banjir setelah sejumlah sungai yang melewati daerah itu meluap akibat guyuran hujan lebat," katanya.

Selain Rokan Hulu, banjir juga dilaporkan menggenangi wilayah Rokan Hilir yang juga disebabkan oleh luapan sungai Rokan.‎ Untuk itu, Edward memerintahkan kepada anggotanya BPBD di tiga kabupaten tersebut untuk segera mengambil langkah cepat guna menghindari jatuhnya korban akibat banjir.

"Di Rokan Hulu telah didirikan pusat pengungsian serta dapur-dapur umum jika sewaktu-waktu sungai kembali meluap. Kita harapkan daerah lainnya juga mengambil langkah cepat," jelas Edwar.

Edward mengaku masih mengkaji untuk menetapkan status siaga darurat banjir setelah status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan berakhir pada 30 November 2015. [Pan]