Tuntaskan Gizi Buruk! Pj Walikota Dumai Minta Satker Tangani Kasus Anggiat

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Dumai - Penjabat (Pj) Wali Kota Dumai, Arlizman Agus instruksikan satuan kerja terkait untuk melakukan penanganan medis dan sosial secara cepat terhadap seorang warga di Kelurahan Bumi Ayu yang diduga mengalami gizi buruk.
Satker yang dimaksud antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan pemerintah kecamatan. Mereka diminta untuk memaksimalkan perlindungan dan penanggulangan medis untuk Anggiat Simanjuntak.
"Diminta instansi terkait untuk melindungi dan mencarikan langkah pembinaan guna membantu mengeluarkan warga kita dari masalah gizi buruk," katanya, Selasa (24/11).
Tak hanya untuk satu warga saja. Ia juga berharap warga yang tersebar di tujuh kecamatan daerah itu tidak ada yang mengalami gizi buruk, terutama pada bayi, balita dan ibu hamil.
"Semoga penanganan medis bisa cepat mengatasi persoalan ini dan warga kita tidak ada lagi yang mengalami gizi buruk," harap dia.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bumi Ayu Dumai, Ayu Nia Arandhita membantah bahwa warga atas nama Anggiat Simanjuntak warga RT 09 kelurahan Bumi Ayu mengalami gizi buruk.
"Dia bukan mengalami gizi buruk melainkan sakit paru paru tergolong parah sehingga tubuh menjadi kurus, dan tim puskesmas telah menangani pasien ini dengan memberi obat dan asupan gizi," ungkapnya kepada wartawan.
Anggiat memang hidup sebatang kara di gubuk papan tidak terawat. Ia diduga menderita paru paru karena semasa hidup bekerja sebagai tukang pahat dan menghirup abu kayu tanpa alas penutup mulut.
Dari pantauan di lokasi, kondisi Anggiat Simanjuntak memang memprihatinkan. Dan kondisi ini sudah dideranya sejak dua tahun yang lalu.
Awalnya, Anggiat mengalami sakit di bagian paruparu dan telah diperiksa oleh Puskesmas setempat. Namun lambat laun, tubuh Anggiat yang hanya tinggal sebatang kara semakin susut dan semakin parah hingga diduga mengalami penyakit gizi buruk. [*]

