Kongres XXIX HMI di Pekanbaru
Diterlantarkan, Peserta Kongres HMI anarkis di GOR Pekanbaru

Kader HMI Peserta Kongres XXIX di Pekanbaru Anarkis di Gedung Olahraga Remaja | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Para peserta Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berkumpul di Gedung Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pekanbaru, Sabtu (21/11/15) malam mengamuk. Tak hanya memblokir satu ruas Jalan Jenderal Sudirman dengan aksi membakar ban di tengah jalan dan memecahkan kaca halte transmetro, juga merusak sejumlah fasilitas taman GOR itu.
Ribuan peserta yang didominasi dari wilayah Indonesia Timur khususnya kota Makassar ini menuntut tanggung jawab Panitia Nasional Kongres (Panasko) dan Panitia Lokal Pekanbaru menyediakan akomodasi.
Mereka mengaku kelelahan akibat 2 hari perjalanan menggunakan bus sejak dari Tanjung Priok Provinsi Banten melanjutkan perjalanan dari kota asal mereka. Namun, setibanya di Pekanbaru, mereka justru tak dilayani. Bahkan, dibiarkan terlantar di GOR tanpa makan dan minum.
"Kalau tak sanggup buat Kongres jangan undang kita," teriak seorang peserta sambil mengayunkan batang kayu dan memecahkan lampu penerangan taman GOR.
Aksi itu dilakukan setelah aksi bakar ban dibubarkan oleh Polisi. Peserta memilih berkumpul di halaman ketimbang berada di dalam gedung. Menurut mereka, aksi itu sebagai bentuk protes.
Namun, massa kembali memanas. Pasalnya, sejumlah kader dari Korps HMI Wati (Kohati) tak mau ngumpul di halaman. Akibatnya, sejumlah kader pria mengamuk dan melempari gedung GOR tersebut.
"Kohati Keluar," ungkap kader pria HMI yang berada dihalaman sambil lempengan besi penutup parit ke arah dinding kaca gedung.
Tak pelak, lampu taman pun kembali jadi sasaran sambaran ayunan kayu kader HMI. Aksi anarkis ini makin memanas .
Melihat ini, Kanit Jatanras Polda Riau Kompol Meilki Bharata SIK mengamuk dan mendatangi kerumunan massa yang membuat ricuh.
Kompol Meilki Bharata Bubarkan Aksi Anarkis Kader HMI di GOR
"Puas?! Sudah puas kalian??! Apa untung kalian ribut?! Kalian merusak nama besar HMI?!," teriak Meilki spontan.
Seakan takut digertak. Para peserta pun langsung terdiam.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih dapat mengendalikan situasi. Dilokasi, sejumlah pejabat Polda Riau diantaranya Karo Ops Edi Setio Budi Santoso, Dir Intelkam Kombes Pol Jati Wiyono, Dir Reskrimun Kombes Pol Rivai Sinambela, Dir Binmas Kombes Pol Sugiyono, Kabid Humas AKBP Guntur Aryo Tejo dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarief Hidayat tampak siaga mengawal situasi.
Namun, tak seorang pun baik dari Panitia Nasional dan Lokal kelihatan. "Kita masih mengupayakan komunikasi dengan panitia," ucap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan dilokasi. [Pan]

