Disewakan 300 ribu, DPRD Riau justru tak tahu status Rusunawa Tenayan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Komisi D, DPRD Riau yang membidangi masalah infrastruktur mengaku tak tahu soal status Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa, red) yang berlokasi di Jalan Karya Bakti, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru yang sebelumnya jadi komplek lokalisasi Teleju.
Baik soal kepemilikan apakah sudah atau belum diserahkan oleh Pemerintah Pusat ke Daerah. Juga soal instansi yang mengelola, apakah Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga atau Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air.
Ini bermula saat dikonfirmasi mengenai sudah adanya ditempati beberapa Rusunawa seperti yang ada di belakang Gedung DPRD Riau oleh masyarakat dengan menyewa sebesar Rp300 ribu per bulan dengan sudah terisi sekitar 20 kamar.
"Kita tak tahu masalah itu, kita tak dapat informasi masalah itu", jelas Sekretaris Komisi D, Asri Auzar sembari meminta konfirmasi ke Provinsi.
Lebih jauh dikatakan Politisi Demokrat Dapil Rohil ini saat dikonfirmasi apakah ada upaya melakukan sidak, disebutkan, ini meyangkut kewenangan. Kalau belum dilakukan serah terima dari Pusat ke Daerah, bukan merupakan tugas DPRD Riau.
"Nanti kita tanya jugalah pada Dinas Cipta Karya kalau hearing mengenai masalah ini", janjinya.
Dikatakan juga, masalah kewenangan ini masih banyak yang belum jelas. Ini juga terhadap venus PON yang lalu. Paling tidak ada sekitar 65 venus yang tersebar di daerah-daerah. Tapi belum jelas siapa yang mengelola.
"Ini jadi tugas kita jugalah ke depan untuk menuntaskan. Sehingga asset ini betul-betul terjaga dengan baik", tutupnya. [red]

