Janda yang Tewas di Rohul Ternyata Baru Sehari Nikah Siri

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) hingga Jumat (6/11) belum berhasil menemujan pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan asal Sumatera Utara bernama Wagini (31).
‪Ibu muda tersebut ditemukan tewas dengan posisi telungkup bersimbah darah di dalam rumahnya di RT 03/ RW 05 Desa Giti, Kecamatan Kabun, Kamis (5/11) siang sekitar pukul 13.00 WIB kemarin. Korban yang saat itu memakai baju hitam kuning berubah jadi merah, berlumurkan darah.‬
‪Kepala Polres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK Mhum melalui Kapolsek Kabun AKP Bayumi didampingi Kanit Res Bripka S Jerry mengatakan, berdasarkan hasil pengembangan, korban merupakan istri siri dari salah seorang pria asal Kuok, Kampar bernama Romi.‬
‪"Malam sebelum tewasnya korban, mereka nikah siri di Kabun. Namun paginya korban sudah tewas di rumahnya," kata AKP Bayumi, Jumat (6/11).‬
‪Dijelaskan AKP Bayumi, pihaknya saat ini sudah menanggil Romi untuk dimintai keterangan terkait tewasnya Wagini. Namun pihaknya belum menetapkan satupun tersangaka atas kematian perempuan asal sumut ini.‬
‪"Berdasarkan keterangan Romi, malamnya itu mereka nikah siri. Paginya Romi langsung pergi bekerja sebagai buruh bongkar muat di PT Padasa, Kabun," sambung AKP Bayumi yang mengungkapkan kasus ini masih dalam pengembangan.‬
‪"Terhadap Romi, masih kita interogasi, namun sifatnya hanya minta keterangan dan belum kita tetapkan tersangka," ujarnya.‬
‪Sebelumnya, ditempat terpisah Paur Humas Polres Rohul Ipda P. Simatupang mengatakan, terhadap tewasnya perempuan itu, korban diketahui sudah tidak bernyawa oleh tetangganya, Sitompul merupakan Ketua RW, dan boru Silalahi pada Kamis siang itu.‬
‪"Tetangga korban (Sitompul) mendengar suara keributan dan minta tolong. Dan ternyata adalah saudari Wagini yang tinggal di sebelah rumahnya," ujar Ipda P. Simatupang, Jumat pagi.
‪Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan 1 parang, 1 pisau dapur, baju sobek dengan noda darah, sandal, dan 1 handphone Nokia warna hitam. Sedangkan pelaku, saat ini masih dalam penyelidikan.‬
‪"Jenazah korban dibawa Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk jalani otopsi,"jelas Ipda P. Simatupang mengakui sampai pagi ini belum menerima hasil otopsi dari pihak rumah sakit bhayangkara. [cp]

