I Nyoman Tak Lagi Ngantor

Terkait Penahanan Kepala Cabang Pekanbaru, Karyawan BRI Bungkam

Terkait Penahanan Kepala Cabang Pekanbaru, Karyawan BRI Bungkam

Ilustrasi Pembobolan Rekening Bank BRI | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Terkait kabar ditahannya Kepala Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pekanbaru, I Nyoman Gede Arta sebagai tersangka atas dugaan kasus tindak pidana perbankan pada Rabu (20/08/2014) lalu oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sulteng), Humas Kanwil BRI Wilayah Riau belum bisa dikonfirmasi.

Awalnya, saat dikonfirmasi ke Kantor Cabang BRI Pekanbaru di Jalan Sudirman tepatnya di seberang Jalan Hang Tuah, anak buah I Nyoman Gede Arta mengaku tidak tahu menahu soal hal tersebut.

"Saya tidak tahu hal itu pak," kata Manager Pemasaran BRI Cabang Pekanbaru Rio Fatur Rahman kepada Beritariau.com, Senin (25/08/2014).

Namun Rio tidak menyangkal bahwa bosnya sudah tidak masuk kantor beberapa hari. "Iya benar bapak sudah tak masuk kantor," ujarnya.

Dengan alasan tak berwenang memberi keterangan, manager muda ini menyarankan agar mengkonfirmasi ke Kantor Wilayah (Kanwil) BRI Riau di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di seberang Gelanggang Remaja.

Disitu, Slamet, salah satu petugas security kantor mengatakan bahwa Humas BRI Kanwil Riau, Ruli Jamal sedang tidak bisa dijumpai.

"Bapak sedang ada rapat di atas," ujar Slamet. Namun, Ia tak bersedia memberikan nomor kontak atasannya agar bisa dikonfirmasi melalui seluler.

Seperti diberitakan sebelumnya, I Nyoman diduga membobol rekening bank dengan modus membuka blokir rekening nasabah atas nama Falawi Mujur Selah Wahid dan mencairkan uang sebesar Rp3,7 Milyar dari rekening tersebut. Padahal, rekening Falawi sengaja diblokir oleh aparat penyidik karena terkait kasus sengketa antara pemilik saham. [Baca : "Kepala Cabang Bank BRI Pekanbaru Ditahan, Diduga Bobol Rekening"]. [mar]

Tags :# hukum