Gara-gara Hutang, Mahasiswi Dumai Dianiaya Teman Satu Kos

Ilustrasi Wanita Berkelahi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Putri Juwita (18) mahasiswi yang kos di Jalan Cempedak Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai, mengadu ke Polisi karena mengaku telah dianiaya oleh Nurhayati (27), salah seorang penghuni di rumah kos tersebut. Putri mengaku dianiaya Nurhayati setelah melunasi hutang kepadanya.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (25/08/2014) mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Nurhayati setelah membayar hutang kepada Putri. Atas laporan tersebut pihaknya memintai keterangan Nurhayati.
"Korban (Putri) sudah kita mintai keterangan, korban mengaku dianiaya oleh Nurhayati di rumah kos tersebut, pemicunya gara-gara hutang," ujar Guntur.
Data di kepolisian menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat Putri yang sedang santai di dalam kamarnya, tiba-tiba didatangi oleh Nurhayati untuk membayar hutang kepada Putri, namun dengan cara melemparkan uang ke arah korban sambil marah-marah.
Mendapat perlakuan seperti itu, Putri hanya bisa diam. Dan tak lama saat putri hendak ke dapur di rumah kos tersebut, naas baginya berselisih jalan dengan Nurhayati. Tak disangka Putri langsung ditampar dipukul lalu ditendang hingga putri tersungkur ke lantai.
Tak ayal Putri yang tidak berani melawan mengalami luka memar cukup parah pada tubuhnya, terlebih pada bagian dada kanan atas akibat tendangan Nurhayati.
Tak senang atas perlakuan Nurhayati, Putri pun membuat laporan ke Polres Dumai berharap Nurhayati mendapat hukuman setimpal dengan perbuatannya.
"Saat ini kasusnya tengah diselidiki Polres Dumai, keduanya diperiksa dan akan dikonfrontir guna menindaklanjuti laporan tersebut," pungkas Guntur. [pan]
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (25/08/2014) mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Nurhayati setelah membayar hutang kepada Putri. Atas laporan tersebut pihaknya memintai keterangan Nurhayati.
"Korban (Putri) sudah kita mintai keterangan, korban mengaku dianiaya oleh Nurhayati di rumah kos tersebut, pemicunya gara-gara hutang," ujar Guntur.
Data di kepolisian menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi saat Putri yang sedang santai di dalam kamarnya, tiba-tiba didatangi oleh Nurhayati untuk membayar hutang kepada Putri, namun dengan cara melemparkan uang ke arah korban sambil marah-marah.
Mendapat perlakuan seperti itu, Putri hanya bisa diam. Dan tak lama saat putri hendak ke dapur di rumah kos tersebut, naas baginya berselisih jalan dengan Nurhayati. Tak disangka Putri langsung ditampar dipukul lalu ditendang hingga putri tersungkur ke lantai.
Tak ayal Putri yang tidak berani melawan mengalami luka memar cukup parah pada tubuhnya, terlebih pada bagian dada kanan atas akibat tendangan Nurhayati.
Tak senang atas perlakuan Nurhayati, Putri pun membuat laporan ke Polres Dumai berharap Nurhayati mendapat hukuman setimpal dengan perbuatannya.
"Saat ini kasusnya tengah diselidiki Polres Dumai, keduanya diperiksa dan akan dikonfrontir guna menindaklanjuti laporan tersebut," pungkas Guntur. [pan]

