Korban Mengaku Dikeroyok Tanpa Sebab

Usai Lempar Puntung Rokok, Pegawai Bandara SSK II Pekanbaru Keroyok Mahasiswa

Usai Lempar Puntung Rokok, Pegawai Bandara SSK II Pekanbaru Keroyok Mahasiswa

Ilustrasi Pengeroyokan | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - M Herry Salman (18) mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi di Pekanbaru mengaku dikeroyok Eko dan teman-temannya, oknum pegawai Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, hingga mengalami luka lebam. Tak senang, ia pun melapor ke Polisi.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (25/08/2014) membenarkan adanya laporan tindak penganiayaan yang dilakukan oknum pegawai Bandara SSK II Pekanbaru bersama kawannya.

"Kasus ini tengah diselidiki Polresta Pekanbaru, korban sudah dimintai keterangannya dan pelaku tengah kita cari untuk diperiksa," ujar Guntur.

Data di kepolisian menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/08/2014) pukul 23.00 WIB. Saat itu, M Herry Salman, warga kelurahan Tangkerang Tengah kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru yang sedang berada di sebuah studio foto "Seven" Jalan Paus Ujung kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru ini, tiba-tiba dikeroyok oleh Eko pegawai bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru bersama kawan-kawannya.

Peristiwa pengeroyokan berawal ketika Herry berada di studio foto tersebut tiba-tiba didatangi oleh Eko, entah apa masalahnya Eko langsung melemparkan puntung rokok ke arah korban.

Lalu, salah seorang teman Eko yang belum diketahui namanya, juga ikut memukuli Herry dengan menggunakan tangan yang mengenai telinga kiri serta pelipis kiri Herry. Karena kalah jumlah, Herry tak bisa melawan hingga mengalami luka lebam.

Tak senang mendapat perlakuan kasar, Herry melapor ke Polresta Pekanbaru berharap ketiga pelaku ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku. [pan]

Tags :# hukum