Marwan Kecam Rencana Kenaikan HET LPG 3 Kg

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Rencana kenaikan harga eceran tertinggi (HET) untuk gas LPG ukuran 3 kg, menuai beragam pendapat. Salah satunya dari Ketua Komisi B membidangi masalah Perekonomian, Marwan Johanis yang mengecam kebijakan ini.
"Seharusya dalam kondisi keterpurukan saat ini, pemerintah harus melindungi masyarakat. Kalau tidak bisa menurunkan harga sembako, paling tidak mempertahankan, bukan malah menaikkannya," jelas politisi dari Gerindra Dapil Kabupaten Kuantan Singingi ini, Senin (01/11).
Lebih tegas dikatakannya, kalau Pemerintah tidak bisa melindungi masyarkat,untuk apa hadir di tengah masyarakat. Tugas Pemerintah melayani dan pelindung masyarakat.
"Dalam kondisi yang penuh musibah saat ini, dinaikkan pula Gas 3 Kg yang terang-terang untuk masyarakat kurang mampu. Saya tidak setuju," tegasnya dengan suara lantang.
Sebelumnya, tersiar wacara adanya kenaikan Gas LPG 3 Kg atau gas melon dari HET dari sebelumya Rp 16 ribu naik sekitar Rp 2.000 atau Rp 3.000.
Sementara itu kondisi di lapangan, keberadan gas 3 kg di pasaran belum terkontrol dengan baik. Masih banyak yang menjual di atas HET dan bahkan di beberapa wilayah masih terjadi kelangkaan. [mcr]

