Insiden Scaffolding di Jalan Riau, Waskita Karya Siapkan 200 Juta untuk Perbaiki Rumah

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Insiden jatuhnya scaffolding di proyek pembangunan Sadira Plaza dan Tangram Hotel, Jalan Riau, Pekanbaru pada pekan lalu akhirnya kian jelas solusinya.
Pihak PT Waskita Karya (WK) sebagai pelaksana proyek mengaku bertanggung jawab dan siap memberikan ganti rugi kepada para korban. Hal ini diakui oleh Humas PT Waskita Karya Amrin Farikhi, usai proses mediasi yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Senapelan.
“Rumah warga yang rusak akan dikembalikan seperti semula. Barang-barang yang rusak juga akan diperbaiki, jika ada barang yang tidak bisa diperbaiki maka akan diganti baru. Tapi kami tidak langsung perbaiki. Jadi empat KK kita inapkan dulu di hotel, untuk mencari rumah sementara bagi warga ini,” kata Amrin, Ahad (1/11).
Begitu juga ketika menjawab kegelisahan warga akan usaha yang dikelolanya. Amrin juga mengaku bahwa pihaknya akan menanggung biaya hidup sehari-hari untuk para korban tersebut.
“Dari 4 KK itu, memang ada satu yang sehari-harinya berjualan. Kita hitung berapa biasa warga itu mendapatkan penghasilan setiap hari, itu yang kita tanggung sembari bangunan rumah dan isinya selesai,” paparnya.
Amrin mengatakan bahawa sejak awal, pihaknya telah memiliki itikhad baik untuk menanggung semua kerugian warga atas runtuhnya Scaffolding bangunan beberapa waktu yang lalu. Pihaknya, sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) termasuk ganti rugi pengobatan atas trauma yang dialami oleh korban.
“Semuanya sudah kita ganti rugi baik yang bersifat materil maupun non-materil, jadi tidak ada masalah lagi,” urainya.
Meskipun tak bersedia memberikan rincian anggaran, namun Amrin menyebutkan perusahaannya sudah menyiapkan sekitar Rp 200 jutaan.
Langkah internal juga sudah dilakukan PT Waskita Karya. Diantaranya dengan memberikan teguran kepada para pekerja dan mem-blacklist sub kontraktor PT Riau Jaya Murni (RJM) sebagai pihak utama yang lari saat insiden ini terjadi.
“Kami juga sudah usulkan ke pimpinan agar di-black list (PT RJM). Padahal sebelum-sebelum itu kita sudah cek ke lokasi semua harus standar keselamatan kerja, tapi 400 orang yang kerja disana (bangunan Sadira dan Tangram Plaza), macam-macam perangainya,” jelasnya.
Sebagai informasi, pada minggu lalu, terjadi sebuah insiden jatuhnya Scaffolding di Jalan Riau, Pekanbaru. Alat berat ini merusak empat rumah warga. Scaffolding jatuh diduga kuat akibat angin kencang dan hujan sejak sore hari. Scaffolding kemudian miring dan roboh menimpa rumah warga. [pan]

