Akibat asap, Pesawat Latih TNI AU di Pekanbaru dipindah ke Madiun

Akibat asap, Pesawat Latih TNI AU di Pekanbaru dipindah ke Madiun

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Jakarta - Akibat kabut asap dari kebakaran hutan, Pesawat latih milik TNI AU di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dipindah ke Madiun. Sedangkan untuk memadamkan api, TNI AU sejak awal sudah menyiapkan 3 pesawat.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Agus Supriatna mengaku, kabut asap memang mengganggu latihan penerbangan di Riau. Agar pelaksanaan latihan tetap berjalan, pesawat latih tersebut dipindah ke Madiun.

"Untuk menjaga profesional penerbang, latihan tetap dilaksanakan meskipun di daerah lain. Karena di Riau tak memungkinkan untuk melaksanakan latihan," kata Agus Supriatna, usai melantik Gubernur Akademi Angkatan Udara, Rabu (28/10/15).

Dalam pelantikan itu, Marsekal Pertama TNI Dedy Permadi SE MMDS menggantikan Marsekal Muda TNI Abdul Muis. Selanjutnya Abdul Muis akan menduduki jabatan baru sebagai Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas).

Lebih lanjut Kasau mengatakan, sejak awal terjadinya kebakaran hutan, TNI AU sudah menyiapkan 3 pesawat untuk memadamkan titik api. Namun karena banyaknya titik api, hingga saat ini api belum bisa seluruhnya padam.

"Hujan buatan terus kami buat jika memang di daerah itu ada awannya. Beberapa waktu lalu di Pekanbaru sudah kami juga dan berhasil terjadi hujan. Tapi hujan itu juga belum bisa memadamkan seluruh titik api yang ada," ujarnya.

Sedangkan pejabat baru, Dedy Permadi mengaku akan terus mensinergikan antara pembinaan dan pengasuhan. Selain itu juga akan ada penambahan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung kegiatan akademik taruna.

"Saya akan lanjutkan kebijakan pejabat lama. Target kami menciptakan perwira yang tanggap tanggon dan trengginas. Apalagi lulusan AAU sekarang sudah S1," kata Dedy. [red]